Breaking News:

Praktik Travel Ilegal Selundupkan Pemudik Keluar Jakarta, Tarif dari Rp 300 Ribu Sampai Rp 500 Ribu

Kepolisian kini mengintensifkan dan memperketat pengawasan terutama kendaraan berplat hitam yang digunakan sebagai jasa travel ilegal

Editor: Ady Sucipto
KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA
Sebuah mobil dijadikan travel gelap membawa penumpang rute Jakarta-Tasik saat PSBB ditangkap tim gabungan TNI, Polri di Pos Penjagaan Perbatasan Mangin, Kota Tasikmalaya, Kamis (30/4/2020) dini hari. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 dan larang pulang mudik demi memutus mata rantai penyebaran corona, terbongkar praktik nakal usaha penyelundupan pemudik dengan travel gelap di Ibu Kota Jakarta. 

Kasus penyelundupan pemudik via travel gelap kian marak beberapa waktu belakangan ini. 

Seperti dikutip Tribun Bali via Kompas.com, Kepolisian kini mengintensifkan dan memperketat pengawasan terutama kendaraan berplat hitam yang digunakan sebagai jasa travel ilegal bagi para perantau yang ingin mudik. 

Termasuk juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermuatan barang yang melintas di daerah perbatasan.

Banyaknya travel ilegal ini dibuktikan oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya yang berhasil mengamankan 15 travel yang hendak mengantarkan pemudik di wilayah Jawa.

Dilansir dari NTMCPolri, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, jasa travel tersebut menawarkan jasanya melalui media sosial dengan tarif bervariasi.

“Tarifnya berkisar Rp 300.000 sampai dengan Rp 500.000 per orang, mereka mempromosikan melalui situs jejaring sosial Facebook,” kata Sambodo, Sabtu (2/5/2020).

Tarif yang diterapkan oleh pelaku jasa travel biasanya tergantung dari jarak atau tujuan pemudik.

Dari travel yang berhasil diamankan, diketahui bahwa pemudik hendak pulang kampung ke Jawa.

Di antaranya ke Sumenep, Yogyakarta, Purwodadi, Brebes dan ke beberapa wilayah di Jawa Tengah (Jateng).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved