Seorang Guru di Baluk Masuk PDP, 6.808 Penyeberang Gilimanuk Di-Rapid Test

Perkembangan pasien positif Covid- 19 di Jembrana cenderung stagnan, selama lebih dari sepekan, tidak ada penambahan kasus positif.

tribun bali/ i made ardhiangga ismaya
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha didampingi Pembantu Umum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19, I Gede Wiswa Abhijana jumpa pers, Minggu (3/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Jembrana menyebut, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah.

Jumlah kasus ODP pada Minggu (3/5/2020), mencapai 181 orang. Sedangkan PDP bertambah menjadi 29 orang.

Rinciannya, 143 ODP telah selesai masa pemantauan atau dinyatakan sembuh, tingga 38 lainnya.

Sedangkan PDP yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 15 orang dan tiga orang masih dirawat di RSU Negara.

Perkembangan pasien positif Covid- 19 cenderung stagnan. Selama lebih dari sepekan, tidak ada penambahan kasus positif.

Saat ini tercatat ada 11 pasien positif Covid- 19. Tiga orang masih dalam perawatan, 8 orang telah dinyatakan sembuh, dan sebagian sudah dipulangkan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, untuk kasus PDP ada penambahan 2 orang.

Satu orang merupakan PMI asal Desa Perancak. Sedangkan satu lagi seorang guru beralamat di Desa Baluk.

Pasien itu merupakan rujukan dari salah satu RS swasta di Jembrana dengan gejala klinis panas badan tinggi.

"Untuk pasien rujukan RS swasta itu, dari pemeriksaan laboratorium di rumah sakit ada indikasi terinfeksi dengue ditandai turunnya kadar trombosit," ucapnya, Minggu (3/5/2020).

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved