Breaking News:

Bulan Ramadhan

Ciri & Tanda Malam Lailatul Qadar atau Malam Seribu Bulan, Begini Penjelasan Lengkap Quraish Shihab

Berikut ulasan mengenai Malam Lalilatul Qadar oleh cendikiawan muslim Prof Dr M Quraish Shihab MA dalam bukunya WAWASAN AL-QURAN Tafsir Maudhu'i atas

Pixabay
(Ilustrasi) Mengenal apa itu Malam Lailatul Qadar atau Malam Seribu Bulan. 

TRIBUN-BALI.COM, -- Apa itu Malam Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (malam ketetapan) di bulan puasa Ramadhan 1441 Hijriah?

Berikut ulasan mengenai Malam Lalilatul Qadar oleh cendikiawan muslim Prof Dr M Quraish Shihab MA dalam bukunya WAWASAN AL-QURAN Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat. 

Dalam buku tersebut Quraish Shihab menjelaskan secara mendalam tentang Lailatul Qadar atau malam seribu bulan yang diterbitan Mizan. 

Lailatul Qadar digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Quran.

Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surat Al-Qadar, surat ke-97 dalam Al Quran.

 Surat Al-Qadar adalah surat ke-97 menurut urutannya dalam Mushaf.

Ia ditempatkan sesudah surat Iqra'.

Para ulama Al Quran menyatakan bahwa ia turun jauh sesudah turunnya surat Iqra'. Bahkan sebagian di antara mereka menyatakan bahwa surat Al-Qadar turun setelah Nabi SAW berhijrah ke Madinah.

Penempatan urutan surat dalam Al Quran dilakukan langsung atas perintah Allah SWT, dan dari perurutannya ditemukan
keserasian-keserasian yang mengagumkan.

Kalau dalam surat Iqra' Nabi SAW (demikian pula kaum Muslim) diperintahkan untuk membaca, dan yang dibaca itu antara lain adalah Al Quran, maka wajar jika surat sesudahnya yakni surat Al-Qadar ini berbicara tentang turunnya Al Quran, dan kemuliaan malam yang terpilih sebagai malam Nuzul Al-Quran.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved