Corona di Indonesia

Jumlah Wisatawan Asing Jeblok hingga 45,50%, Devisa Pariwisata Diprediksi Hanya US$ 6,1 Miliar

penurunan jumlah kunjungan wisman ini akan berdampak ke penurunan cadangan devisa (cadev).

Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi Hotel Ashyana Candidasa, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, tampak sepi, Minggu (5/4/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Pandemi Covid-19 menghajar sektor industri pariwisata Indonesia. Hal ini bisa terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang turun drastis pada Maret 2020.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman pada bulan tersebut sebesar 470,900 atau ambles 45,50% mom bila dibandingkan bulan sebelumnya. Bila dibandingkan dengan kondisi Maret 2019, jumlah ini anjlok 64,11% yoy.

Menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira, penurunan jumlah kunjungan wisman ini akan berdampak ke penurunan cadangan devisa (cadev).

Apalagi, dalam situasi normal, kontribusi pariwisata terhadap devisa mencapai 13% - 15%.

Cashback Berkah Ramadhan, Semua Pembeli Pertamax Dapat Cashback 30%, Syaratnya Ini

"Bila melihat penurunannya yang 64,11% yoy, kalau ini berlanjut, maka diperkirakan devisa pariwisata bisa hanya akan berada di US$ 6,1 miliar hingga akhir tahun," kata Bhima, Senin (04/05/2020).

Bhima menambahkan, masih belum ada angin segar bagi kondisi pariwisata Indonesia di tahun ini. Bahkan, tidak menutup kemungkinan melorotnya pariwisata akan terus berlanjut di semester II nanti, sehingga kontraksi penurunan devisa pariwisata bisa lebih dalam.

Imun Tetap Terjaga Saat Puasa Ramadhan, Berikut 4 Fakta Penelitian Manfaat Puasa Jaga Imunitas

Hal ini juga seiring diterapkanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), serta pembatasan penerbangan internasional akibat semakin merebaknya Covid-19 di Indonesia.  (*)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul,  Jumlah wisatawan asing turun drastis, begini dampaknya bagi devisa, https://nasional.kontan.co.id/news/jumlah-wisatawan-asing-turun-drastis-begini-dampaknya-bagi-devisa

Editor: Kambali
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved