Berita Kota Denpasar

Kelurahan Penatih Berlakukan Kawasan Wajib Masker

Untuk Memutus mata rantai Virus Corona (Covid-19), seluruh Desa dan Kelurahan di Kota Denpasar melakukan pengetatan kewilayahan.

Humas Pemkot Denpasar
Kelurahan Penatih berlakukan kawasan wajib masker Senin (4/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk Memutus mata rantai Virus Corona (Covid-19), seluruh Desa dan Kelurahan di Kota Denpasar melakukan pengetatan kewilayahan.

Tak terkecuali Kelurahan Penatih yang memberlakukan wajib memakai masker jika ingin memasuki wilayah setempat.  

“Wajib memakai masker harus diberlakukan untuk memutus mata rantai Covid-19,’’ ungkap Lurah Penatih Wayan Astawa saat dihubungi Senin (4/5/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, wajib masker ini telah diberlakukan mulai hari ini hingga kondisi mulai membaik.

Jumlah Wisatawan Asing Jeblok hingga 45,50%, Devisa Pariwisata Diprediksi Hanya US$ 6,1 Miliar

Ini Pelaku Bisnis dan Industri yang Terima Penggratisan Listrik dan Cara Mendapatkannya

Antisipasi Dampak COVID-19, Desa Adat Serangan Serahkan 700 Paket Sembako pada Warganya

Namun sebelum imbauan ini diberlakukan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan memasang spanduk dan banner di setiap titik.

Supaya imbauan ini tidak dilanggar masyarakat, pihaknya menugaskan satgas untuk menjaga setiap titik pintu masuk Kelurahan Penatih.

Sehingga bagi yang melanggar atau tidak memakai masker kami arahkan untuk balik dan tidak boleh masuk kawasan Kelurahan Penatih.

Pemkab Banyuwangi Segera Salurkan Paket Sembako pada 21.700 KK

Cashback Berkah Ramadhan, Semua Pembeli Pertamax Dapat Cashback 30%, Syaratnya Ini

Non KTP Badung juga Punya Andil, FSP Bali Harap Insentif Tak Hanya untuk Pekerja Ber-KTP Badung

Tidak hanya itu, sebelum memberlakukan imbauan ini pihak Kelurahan bersama Desa Adat  secara langsung telah membagikan masker dan handsanitizer ke rumah-rumah warga.

Memutus mata rantai Covid-19 pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan setiap minggunya.

Untuk lebih cepat memutus mata ranta Covid-19 ia tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap diam dirumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak, menjaga jarak, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta tetap memakai masker.

“Dengan cara itu kami harapkan dapat memutus mata rantai Covid-19,” ungkapnya.

Relawan SSBP Bagikan 1.300 Masker dari Singaraja sampai Pelabuhan Gilimanuk

Ungkap Kasus Narkotika, 42 Orang Diringkus Satresnarkoba Polresta Denpasar

Sementara ditempat terpisah, Penasehat Satgas Gotong Royong Desa Adat Penatih Puri, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya mengatakan bahwa dengan bersinergi bersama Satgas Covid-19 Kelurahan Penatih, beragam upaya telah dan akan dilaksanakan untuk memaksimalkan pencegahan Covid-19.

Mulai dari pmbagian masker, penyemprotan disinfektan, pembagian handsanitizer, serta pembagian sembako bagi masyarakat terdampak.

“Saat ini kita fokus membagikan masker dan sembako kepada masyarakat terdampak, beragam upaya ini kami laksanakan untuk mendukung upaya maksimal pencegahan Covid-19 di Kelurahan Penatih, Khususnya Desa Adat Penatih Puri,” jelasnya. (*)

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved