Masyarakat Keluhkan Lonjakan Tagihan Listrik Ditengah Wabah Corona, Ombudsman Kritik PLN Soal Ini

Hal tersebut sebut dia, memberatkan masyarakat terlebih banyak pelanggan listrik yang ekonominya terdampak wabah penyakit Covid-19.

Masyarakat Keluhkan Lonjakan Tagihan Listrik Ditengah Wabah Corona, Ombudsman Kritik PLN Soal Ini
instagram pln_id
Pelanggan PLN mengeluhkan tagihan listrik mereka bulan ini membengkak dua kali lipat dari biasanya.

TRIBUN-BALI.COM - Anggota Ombudsman RI Laode Ida menyatakan bahwa pihaknya telah menerima beberapa keluhan dari masyarakat atas tagihan listrik yang melonjak ditengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

"Sejumlah pelanggan mengeluhkan di antaranya telah mengeluh pada Ombudsman, akibat tagihan listrik bulan terakhir melonjak secara berlipat ganda padahal pemakaian listrik oleh pelanggan dianggap normal saja atau tidak naik," kata dia, dalam siaran pers, Minggu (3/5/2020).

Hal tersebut sebut dia, memberatkan masyarakat terlebih banyak pelanggan listrik yang ekonominya terdampak wabah penyakit Covid-19.

"Semula pihak pelanggan berharap akan memperoleh diskon tarif listrik di era krisis akibat Covid-19 ini, eh malah justru terbalik," ucap Laode Ida.

Soal dan Jawaban Program Belajar dari Rumah TVRI 4 Mei 2020 Gemar Berhitung untuk Siswa SD Kelas 4-6

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Belajar di Rumah TVRI, Berikut Soal & Jawaban Tingkat SD Kelas 1-3

Ketersediaan APD di RSUD Wangaya Mulai Menipis, RSUP Sanglah dan RSBM Mencukupi

Dia pun mengkritik PT PLN (Persero) yang meminta pelanggannya untuk melakukan pengecekan meteran listrik secara mandiri dengan alasan adanya wabah penyakit Covid-19 sehingga tidak memungkinkan petugas melakukan pengecekan ke rumah pelanggan.

"Tidak boleh dengan alasan wabah COVID-19 kemudian justru meminta para pelanggan untuk self service terkait dengan tagihan penggunaan listrik," katanya.

Menurut dia, sudah menjadi hak dari pelanggan untuk mendapatkan pelayanan prima dari PLN.

"Penerangan listrik merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat, maka seharusnya pimpinan PLN menyadari kalau sektor ini merupakan bagian pelayanan kebutuhan yang harus dilakukan secara prima oleh pihak PLN," kata Laode Ida.

Laode menambahkan bahwa dirinya meminta agar jajaran pimpinan PLN membuat kebijakan untuk kembali melakukan pengecekan meter ke rumah pelanggan karena prosedur pengecekan meter tidak menimbulkan kontak dengan orang lain sehingga minim resiko penularan Covid-19.

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Senin 4 Mei 2020, Kelas 4-6 SD Operasi Hitung Bilangan

Soal dan Jawaban Sahabat Pelangi: Juara Sejati, Belajar dari Rumah TVRI untuk Kelas 1-3 SD

Ini 5 Cara Memanfaatkan Waktu Luang Bersama Anak dan Keluarga

"Toh juga petugas PLN jika datang langsung lakukan pengecekan secara fisik tidak bersentuhan dengan orang di lokasi meteran listrik, sehingga tidak beralasan untuk tidak menugaskan petugasnya untuk kerja secara normal," kata Laode Ida.(*)

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved