Didi Kempot Meninggal

Didi Kempot Diduga Meninggal Karena Serangan Jantung, Jadwal Manggungnya Padat, Sebulan Bisa 30 Kali

Sementara itu, kakak kandung Didi Kempot, Lilik mengatakan, akhir-akhir ini adiknya kelelahan karena banyak kegiatan.

KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTO
Penyanyi Didi Kempot menggelar konser di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM - Berita duka cita datang dari dunia musik Indonesia, penyanyi campursari Didi Kempot atau yang kerap dijuluki The Godfather Of Brokenheart meninggal dunia, Selasa (5/5/2020) sekira pukul 07.30 WIB.

Penyanyi Didi Kempot meninggal dunia di usia 53 tahun diduga karena serangan jantung.

Pengamat musik Bens Leo mengaku terkejut dengan meninggalnya pelantun Pamer Bojo tersebut.

Ia mengatakan, pada Desember 2019 lalu, sempat ngobrol dengan Sruti Respati tentang aktivitas Didi Kempot.

"Kalau nggak salah akhir tahun lalu, bulan Desember itu kami membicarakan aktivitas Mas Didi Kempot yang luar biasa."

"Dalam satu bulan dia bisa perform sampai 30 kali dan satu hari bisa dua pertunjukan," ungkap Bens Leo.

Menurut Bens Leo, untuk seorang performen atau penampil dengan menyanyikan sekian puluh lagu tentu dibatasi oleh kemampuan fisik dan psikis.

Bens Leo mengungkapkan, Didi Kempot adalah seorang penyanyi yang punya frekuensi sangat tinggi.

Bens Leo juga mengatakan, ia tidak pernah mendengar keluhan soal sakit yang diderita Didi Kempot.

Sementara itu, kakak kandung Didi Kempot, Lilik mengatakan, akhir-akhir ini adiknya kelelahan karena banyak kegiatan.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved