Breaking News:

Lubang Ozon Seluas Pulau Greenland di Kutub Utara Dilaporkan Telah Tertutup, Begini Ungkap Ilmuwan

Kabar baik di tengah pandemi Covid-19, lubang ozon di belahan bumi utara atau Arktika (Kutub Utara) yang diketahui sebesar Pulau Greenland kini telah

Dok istimewa/Wikipedia
Kapal pemecah es di wilayah Arktika 

Lubang ozon di Antartika masih terbuka

Keberadaan lubang di atas wilayah Kutub Utara adalah peristiwa langka, namun demikian ada lubang yang jauh lebih besar yang terbuka kembali setiap tahun di Antartika selama 35 tahun terakhir.

Meskipun ukurannya bervariasi dari tahun ke tahun, tidak ada tanda-tanda lubang ozon di Antartika ini akan tertutup selamanya.

Proses pemulihan yang berjalan lambat terjadi sejak ada penggunaan CFC (Chlorofluorocarbon) - yang kemudian dilarang pada tahun 1996.

CFC adalah bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan aerosol, busa, pelarut, dan pendingin.

Menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), lubang ozon Antartika telah menyusut sekitar 1 persen hingga 3 persen per dekade sejak tahun 2000.

Sejauh ini, penyusutan terkecil secara keseluruhan pada lapisan ozon di atas Antartika tercatat pada tahun lalu (2019), tetapi WMO memperkirakan lapisan ozon ini tidak akan pulih sepenuhnya sampai setidaknya pada tahun 2050.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lubang Ozon di Kutub Utara Akhirnya Tertutup, Tak Berhubungan dengan Lockdown"

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved