Taman di Kerta Gosa dan Monumen Puputan Klungkung Kurang Terawat, Suwirta Minta Rombak Ulang

Ia pun meminta instansi yang membidangi, untuk menata ulang taman di dua ojek wisata andalan di Klungkung daratan ini.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika mengecek kondisi taman di Monumen Puputan Klungkung dan Kerta Gosa, Selasa (5/5) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kondisi taman di objek wisata Kerta Gosa dan Monumen Puputan  Klungkung kurang terawat.

Hal ini membuat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, harus turun mengurusi taman, disela-sela mengurus pandemi COVID-19.

Ia pun meminta instansi yang membidangi, untuk menata ulang taman di dua ojek wisata andalan di Klungkung daratan ini.

" Saya sengaja mengisi waktu disela sela mengurus satgas COVID- 19, juga tetap memantau objek yang kita miliki. Selama pandemi ini, peremajaan dan penyegaran taman agar tetap dilakukan. Sehingga ketika saatnya tiba pemulihan usai pandemi, maka semua sudah menjadi baru dan objek yang kita miliki menjadi semakin indah untuk dikunjungi," ungkap Suwirta, Selasa (5/5/2020)

Akibat Pandemi Covid-19, Lumpuhkan Ekonomi di Badung Hingga Berpotensi Meningkatnya Kasus KDRT

Kesulitan Anggaran, KONI Kabupaten/Kota Minta Porprov Bali XV Diundur

Ngaben di Desa Sudaji Tanggung Jawab Bersama, Polres Buleleng Didesak Cabut Status Tersangka Gede S

Dalam pantauannya dilapangan, sejumlah tanaman memang tampak kurang terawat.

Beberapa tanaman tidak tumbuh dan berkembang akibat kekurangan sinar matahari dan pupuk. Sejumlah tanaman hias juga tampak tumbuh bersama tanama liar.

Sehingga tampak acak-acakan, dan tidak tertata.

Mendapati kondisi tersebut, Bupati yang gemar berkebun ini lantas memerintahkan Kadis Pariwisata Nengah Sukasta dan jajarannya merombak ulang sejumlah taman diarea Monumen Puputan Klungkung dan Kerta Gosa.

Sejumlah tanaman pun langsung dicabut untuk digantikan dengan tanaman yang baru.

"Saya ingin seluruh area taman Monumen Puputan Klungkung tampak meriah, tidak hanya pada bagian depan saja namun disemua sisi taman monumen harus tampak meriah oleh tanaman dan bunga. Jangan hanya mengandalkan tukang kebun, tapi libatkan juga semua karyawan, baik itu para guide, penjaga loket sehingga akan tumbuh rasa memiliki dan merawat area ini," ujar Bupati asal Nusa Ceningan.

WIKI BALI - Ope Gemakan Indonesia Kuat, Berikan Pengaruh Positif di Tengah Pandemic Corona

Penutupan Sidang Paripurna Virtual DPRD Kota Denpasar, Dewan Apesiasi LKPJ Walikota Denpasar TA 2019

Irwansyah Sempat Dekati Shireen Sungkar Sebelum Nikah, Zaskia Sungkar: Playboy Cap Kapak

Tidak hanya di objek wisata, ia meminta para taman yang ada di tempat umum, maupun di kantor pemerintahan tetap terawat dengan baik.

Walau saat ini segala aktivitas masyarakat tengah dibatasi akibat pendemi COVID-19

" Seluruh pegawai jangan terlena pada COVID 19 saja, namun semua harus  tetap melakukan pekerjaan dan tugas, dengan tidak melanggar protokol kesehatan," ungkap Suwirta. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved