Corona di bali

KONI Buleleng Kembalikan Dana Hibah Rp 4,6 Miliar ke Kas Daerah, Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

Dana tersebut nantinya akan dialihkan untuk penanganan virus corona atau covid-19 di Buleleng.

tribun bali/ ratu ayu desiani
Ketua KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - KONI Buleleng mengembalikan dana hibah sebesar Rp 4.6 Miliar ke kas daerah.

 Dana tersebut nantinya akan dialihkan untuk penanganan virus corona atau covid-19 di Buleleng.

Ketua Umum KONI Buleleng, Nyoman Arta Widnyana dikonfirmasi Rabu (6/5/2020) mengatakan, tahun ini pihaknya sejatinya mendapatkan dana hibah bansos sebesar Rp 16 Miliar.

Sebagian sudah dibagikan untuk bonus Porpov 2019 dengan nilai Rp 7 Miliar, dana pembinaan dan sarana Pengkab sebesar Rp 6 Miliar, dan biaya kegiatan rutin sebesar Rp 2.8 Miliar.

TPP Tenaga Pengajar di Karangasem Baru Dibayarkan 2 Bulan

YouTuber Ferdian Paleka Kni Buron, Sempat Dideteksi di Merak Banten, Mobilnya Sudah Ditemukan

Flobamora Bali Usulkan Evakuasi Warga Secara Bertahap, Minta Pemerintah NTT Terbuka

 Sehingga tersisa lagi Rp 4.6 Miliar, dan akan dikembalikan ke kas daerah untuk penanganan covid-19 di Buleleng.

Dengan dikembalikannya dana hibah tersebut, Arta pun berharap agar masing-masing pengkab olahraga dapat memaklumi. Sebab bantuan dana kejuaraan praktis dihilangkan.

 Demikian dengan KONI kecamatan, yang biasanya mendapat bantuan Rp 30 juta setiap tahunnya kini berkurang menjadi Rp 10 juta per tahunnya.

Bahkan, akibat wabah covid-19, lomba gerak jalan 17 Agustus pun juga terpaksa ditiadakan.

 "Mudah-mudahan tahun depan semua kegiatan dapat berjalan sebagaimana mestinya," ucap Arta.

Mulai Besok Pemerintah Izinkan Seluruh Moda Transportasi Beroperasi Kembali

Otsuka Support Pocari Sweat dan Oronamin C untuk Paramedis

Wakapolres Klungkung Beri Bantuan Sembako Warga Terdampak COVID-19

Sementara Sekda Buleleng juga sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Gede Suyasa mengatakan pihaknya sudah melakukan analisa bersama pengurus KONI Buleleng.

Dari dana hibah diberikan sebesar Rp 16 Miliar, yang bisa dikembalikan ke kas daerah sisa Rp 4.6 Miliar.

"Kami sudah menyisir per belanja, per kepentingan kebutuhan, dan yang sudah direalisasi sebelum adanya rencana realokasi anggaran," terangnya.

Suyasa pun mengaku akan segera menyurati KONI Buleleng agar segera mengembalikan sisa dana ke kas daerah. Untuk selanjutnga direfocusing menjadi Belanja Tidak Terduga (BTT).

 "Walaupun saat ini sangat terbatas untuk melakukan aktivitas olahgara, namun kami berharap KONI bisa menjaga eksistensinya ditengah pandemi Covid-19 ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved