Meski Layak Konsumsi Telur Ayam Infertil Resmi Dilarang Pemerintah, Begini Penjelasan Ketut Diarmita

Baru-baru ini pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melarang peredaran telur ayam infertil. Lalu apa itu telur ayam infertil?

Tribun Bali / Muhammad Fredey Mercury
Telur ayam negeri 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Baru-baru ini pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melarang peredaran telur ayam infertil

Lalu apa itu telur ayam infertil?

Dilansir Tribun Bali via Kompas.com, meski telah dilarang peredarannya oleh pemerintah, nyatanya di lapangan, telur ayam infertil tetap beredar dan banyak dijual di pasar. 

Bagi kalangan peternak, telur ayam infertil atau yang lebih dikenal dengan nama telur HE (hatched eggs) ini mudah ditemukan di pasar.

Telur infertil atau telur bertunas sendiri umumnya berasal dari perusahaan-perusahaan pembibitan (breeding) ayam broiler atau ayam pedaging.

Di mana telur yang tidak menetas atau sengaja tak ditetaskan, seharusnya tak dijual sebagai telur konsumsi di pasar.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita menjelaskan, sebenarnya telur HE layak konsumsi.

Namun telur infertil lebih cepat membusuk karena berasal dari ayam betina yang sudah dibuahi pejantan.

"Terkait telur HE sebenarnya pada aturan yang ada adalah integrator (perusahaan breeding) tidak boleh memperjualbelikan telur itu.

Walaupun sebenarnya telur tersebut layak dikonsumsi," jelas Ketut kepada Kompas.com, Rabu (6/5/2020).

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved