Berita Banyuwangi

Palang Merah Amerika Serikat Serahkan Bantuan Penanganan Covid-19 untuk Banyuwangi

Bantuan senilai Rp 160 juta tersebut antara lain berupa 15 unit tandon dan wastafel potable, 4 unit sound system, 4000 masker kain, dan 100 buah baju

Istimewa
Palang Merah Amerika Serikat Serahkan Bantuan Penanganan Covid-19 untuk Banyuwangi 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Palang Merah Amerika Serikat (American Red Cross) menyerahkan bantuan untuk mendukung percepatan penanganan covid-19 di Banyuwangi.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, pada dua kelurahan di Banyuwangi, Rabu (6/5/2020).

Bantuan tersebut diserahkan kepada dua kelurahan di Banyuwangi karena merupakan lokasi pilot project kerjasama PMI Banyuwangi dan American Red Cross terkait kesiapsiagaan bencana sejak 2019 lalu.

Bantuan senilai Rp 160 juta tersebut antara lain berupa 15 unit tandon dan wastafel potable, 4 unit sound system, 4000 masker kain, dan 100 buah baju hazmat.

Era New Normal Pasca-Pandemi Covid-19, Anas Nilai Wisatawan Lebih Memilih Ekowisata

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di RSUP Sanglah Capai 68,18%

Hasil Tes Swab Tahap Kedua Keluar, 97 Tenaga Medis RSUP Sanglah Negatif Covid-19

“Ada juga 3 unit thermo gun, 20 pasang sepatu booth dan sarung tangan, 20 unit helm safety, 600 unit covit kit, dan masih banyak lainnya. Barang-barang tersebut kita bagi tiga, yakni untuk markas, dan dua kelurahan penerima,” kata Yusuf.

Dalam kesempatan itu, Yusuf berpesan agar bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk penanganan covid-19 di dua wilayah tersebut.

“Bantuan ini sangat kita butuhkan saat ini. Saya harap, ini benar-benar tepat sasaran. Jangan hanya diterima, tapi tidak digunakan,” kata Yusuf yang didampingi Wakil Ketua PMI Banyuwangi Nurhadi.

“Jangan terlena. Tetap disiplin menggunakan masker, rajin cuci tangan dengan sabun setelah bepergian, dan jauhi kerumunan. Kalau ada warga yang baru saja pulang dari luar daerah, paksa untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Dengan cara ini semoga kita semua tetap terhindar dari covid-19,” kata Yusuf.

Lurah Tamanbaru, Abdul Rahman, bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Dia memastikan akan memanfaatkannya secara optimal.

“Misalnya, kami akan menempatkan wastafel portable nya di tempat-tempat umum yang banyak dikerumuni warga. Seperti rumah isolasi, makam, dan posyandu. Perlengkapan perlindungan diri seperti baju hazmat, kaca mata, dan sepatu booth akan kami berikan kepada tenaga kesehatan. Sehingga mereka lebih aman saat melayani warga,” kata Abdul.

“Kami pun akan melakukan yang sama di Mojopanggung. Sehingga bantuan ini betul-betul bermanfaat untuk menekan penyebaran covid-19 di wilayah kami,” sambung Lurah Mojopanggung, Tri Sanjaya. (*)

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved