Respons Keluhan, Pemkab Gianyar Borong Lima Ton Ikan dari Peternak

Sebelumnya peternak acap mengeluh kewalahan menjalankan usahanya akibat sulitnya suplai pakan ikan.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Foto: Bupati Gianyar, Made Agus Mahayastra saat meninjau pasar ikan di lingkungan Pemkab Gianyar, Rabu (6/5/2020) 

GIANYAR, TRIBUN-BALI.COM - Pemkab Gianyar menggelar pasar ikan di lingkungan kantor pemerintahan, Rabu (6/5/2020). Ikan yang dijual ini merupakan hasil budidaya para peternak ikan di Kabupaten Gianyar. 

Mereka saat ini kewalahan memasarkan ikannya. Pemkab kemudian memborong lima ton ikan peternak.

Pembelian ikan ini dilakukan Pemkab Gianyar sebagai langkah merespons keluhan para peternak.

Sebelumnya peternak acap mengeluh kewalahan menjalankan usahanya akibat sulitnya suplai pakan ikan.

Selain itu, ikan mereka juga sulit dijual karena restoran dan pedagang yang selama ini menjadi pelanggan utama, sebagian besar sudah tidak beroperasi.

Jikapun ada yang masih beroperasi, penjualannya tidak maksimal lantaran adanya pembatasan jam buka.

Sebagai upaya kegiatan ini tidak membebani kas daerah, Pemkab mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) membeli ikan-ikan tersebut. Selain ASN, para anggota DPRD Gianyar juga turut membeli.

Bupati Gianyar, Made Agus Mahayastra mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk gotong-royong ekonomi di Kabupaten Gianyar.

“Dalam mengadapi covid-19 harus saling bahu membahu, tolong menolong. Sekarang situasi sulit terjadi dimana saja, baik di sektor pertanian, pariwisata, maupun di sektor lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini peternak ikan nila, lele, patin dan gurami mengalami kesulitan. Baik dari menyuplai makanan hingga pemasaran.

“Mereka tidak punya uang, dalam kondisi ikan yang masih tanggung, yang seharusnya belum dipanen, tapi para petani kita kesulitan melanjutkan. Bahkan ada juga ikan besar, yang sebelumnya diambil hotel dan restoran, sekarang kami batasi jam berjualan, sehingga kondisinya sangat sulit sehingga untuk itu, kami borong ikannya, hari ini 5 ton ikan,” ujarnya.

“Para ASN wajib membeli. Selain itu juga dibantu oleh DPRD Gianyar. Dibeli dengan harga pasaran, mudah-mudahan hal kecil yang kita lakukan bisa bermanfaat sangat besar bagi para petani yang sedang mengeluh,” sambung Mahayastra.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: I Putu Darmendra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved