corona di bali

Tracing Kontak 28 Pegawai RSU Bangli, Langsung Tes Swab Tanpa Rapid Test

Terdapat 44 warga yang disinyalir sempat melakukan kontak dengan petugas medis di instalasi gizi itu, dan seluruhnya telah dilakukan rapid test

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Humas Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli. I Wayan Dirgayusa 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli melakukan tracking kontak erat terhadap keluarga petugas medis RSU Bangli yang terpapar Corona.

Tracking yang dilakukan Rabu (6/5) menyasar wilayah Banjar Puri Bukit, Kelurahan Cempaga, Bangli.

Terdapat 44 warga yang disinyalir sempat melakukan kontak dengan petugas medis yang bertugas di instalasi gizi itu, dan seluruhnya telah dilakukan rapid test.

Humas Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, mengatakan berdasarkan hasil rapid test satu orang dinyatakan reaktif positif dan selanjutnya diambil sampel tes swab.

Selain melakukan tracking lanjutan terhadap warga di Kelurahan Cempaga, pada hari yang sama juga dilakukan tes swab terhadap 28 petugas RSU Bangli.

Upaya ini merupakan tracking kontak erat terhadap dua petugas medis yang terpapar Corona di tempat kerja. Namun Dirgayusa mengaku tidak tahu dari bagian apa saja 28 pegawai tersebut.

“Apa alasannya 28 petugas medis itu langsung diambil tes swab –bukan rapid test, kami juga kurang tahu. Pada hari ini (kemarin, red), total terdapat 29 orang yang diambil sampel swab dan sementara masih menunggu hasil swab, yang kemungkinan besok (hari ini, red) baru keluar hasilnya,” ujarnya.

Terhadap 28 petugas medis yang diambil tes swab, selanjutnya dikarantina mandiri di rumahnya. Begitupun dengan satu orang warga asal Kelurahan Cempaga yang reaktif positif berdasarkan hasil rapid test kemarin.

Sementara empat orang tenaga instalasi gizi yang reaktif positif, Dirgayusa menyebut hasil swab yang bersangkutan dinyatakan negatif, serta telah dipulangkan ke rumah masing-masing untuk menjalani isolasi mandiri.

“Mereka menjalani isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari. Termasuk bagi tenaga medis di instalasi gizi yang hasil rapid-nya non reaktif. Oleh sebab itu, ruang instalasi gizi di RSU Bangli juga tidak beroperasi selama 14 hari,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Komang Agus Ruspawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved