Breaking News:

Corona di Bali

Pekerja yang di-PHK di Bali Dibolehkan Pulang Kampung Asal Lakukan Ini  

Pelayanan pemulangan tenaga kerja yang di PHK atau habis masa kontraknya harus melewati syarat utama yaitu

Dokumentasi Pemprov Bali
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin yang juga sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mengikuti rapat koordinasi terkait penyelenggaraan transportasi udara selama masa mudik melalui telekonferensi dari Ruang Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Kamis (7/5/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Para pekerja Bali yang di PHK atau masa kontraknya telah habis diperbolehkan pulang kampung ke luar Bali asalkan wajib rapid test.

Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin saat mengikuti rapat melalui  video conference dengan Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV Kamis (7/5/2020)

"Pelayanan pemulangan tenaga kerja yang di PHK atau habis masa kontraknya harus melewati syarat utama yaitu wajib rapid test sebelum naik pesawat atau menggunakan transportasi lainnya," kata Rentin.

Gaji Tinggi Dewan Pengawas KPK Dinilai Hamburkan Uang Negara

Selama April 2020, Bappebti Sudah Blokir 114 Domain Situs Pialang Berjangka Ilegal

Banyuwangi Siapkan Pelaporan Online Warga Terdampak Covid-19 yang Belum Terima Bantuan

Selain kepala kantor otoritas bandara wilayah Iv, Hadir dalam rapat video conference tersebut yakni Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Komandan TNI AU Ngurah Rai, Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan dan pejabat di lingkungan Bandara Ngurah Rai.

Rentin mengatakan, masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman ke luar Bali bisa melakukan rapid test di Dinas Kesehatan atau di Lab Kesehatan. 

Rentin yang juga selaku Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Rentin mengungkapkan, rapat dilaksanakan guna menyamakan persepsi antar unsur aparat di lapangan serta lebih mempertegas SOP penyelenggaraan tranportasi udara selama masa pelarangan mudik Idul Fitri 1441 H.

Kepulangan Tenaga Kerja dari Luar Bali yang di PHK Wajib Jalani Rapid Test

Arema FC Beri Ucapan Ulang Tahun ke Kurnia Meiga, Begini Reaksi Aremania

Bahas 3 Agenda Utama, Badan POM Ikuti Rapat Dengar Pendapat 

Rapat tersebut dilaksanakan dengan maksud untuk menyikapi Surat Edaran Dirjen Hubud Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pengaturan Penyelenggaraan Tranportasi Udara Selama Masa Pelarangan Mudik Idul Fitri 1441 H dan Surat Edaran Gugus Tugas Nasional Covid-19 Nomor SE 4 Tahun 2020 Tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Untuk pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno Hatta menuju Ngurah Rai, lanjut Rentin, wajib juga melakukan rapid test Jakarta. 

"Hal ini dilakukan untuk meyakinkan pelaku perjalanan dalam kondisi sehat, minimal dengan menunjukkan hasil rapid tes dengan hasil Non reaktif atau negatif" tegasnya. (*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved