Corona di Bali

Dirumahkan Karena Covid-19, Gung Permana Banting Setir ke Bidang Pertanian

Sejumlah pelaku pariwisata terpaksa banting setir untuk tetap mendapatkan penghasilan. Salah satunya Anak Agung Gede Permana

Gung Permana
Bibit durian di kediaman Gung Permana, Bangli, Bali, Kamis (7/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pariwisata menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19 yang merebak sejak beberapa bulan terakhir.

Sejumlah pelaku pariwisata terpaksa banting setir untuk tetap mendapatkan penghasilan.

Salah satunya Anak Agung Gede Permana.

Pria asal Puri Penida, Kecamatan Tembuku, Bangli, Bali, itu kini memilih menekuni bidang pertanian.

Kata Gung Permana, dipilihnya bidang pertanian lantaran melihat banyaknya mantan karyawan hotel ataupun sejenisnya yang kembali ke sektor pertanian.

“Kalau saya sendiri fokus sebagai pengepul bibit maupun produksi pertanian. Untuk bibit tanaman mulai dari durian, manggis, dan jenis lainnya,” ujar Gung Permana, Kamis (7/5/2020).

Pria 33 tahun itu mengaku sebelum merebaknya wabah Covid-19, dirinya merupakan seorang bartender di salah satu hotel wilayah Kuta, Badung.

Namun setelah pandemi Covid-19 merebak hingga berdampak pada menyusutnya kunjungan wisatawan, pihak manajemen hotel memutuskan merumahkan sejumlah karyawan termasuk dirinya.

Lantaran tak ingin menganggur, bapak satu anak itu akhirnya mencoba usaha sebagai penjual bibit tanaman.

Dengan bermodalkan mobil pickup, Gung Permana membeli bibit ke wilayah Kabupaten Buleleng, untuk dijual kepada masyarakat Bangli.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved