Kuasai 102.52 Gram Sabu dan Sebutir Ekstasi, Ngurah Indra Terancam 20 Tahun Penjara

Gusti Agung Ngurah Indra Budi (39) menjalani sidang perdananya dengan agenda pembacaan dakwaan secara virtual

Tribun Bali/dwi suputra
Ilustrasi Persidangan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gusti Agung Ngurah Indra Budi (39) menjalani sidang perdananya dengan agenda pembacaan dakwaan secara virtual.

Pria kelahiran Sulawesi Selatan didudukan sebagai terdakwa dalam perkara tindak pidana narkotik.

Indra nekat mengambil pekerjaan beresiko, menjadi kurir narkotik.

Kala ditangkap petugas kepolisian, terdakwa indra menguasai sabu-sabu seberat 102, 52 gram netto dan sebutir ekstasi dengan berat 0,28 gram netto.

Hingga Hari Ke-14 Operasi Ketupat Agung di Badung, 872 Penumpang Diminta Putar Balik Agar Tak Mudik

Pengendara Terjatuh Akibat Tumpahan Minyak, Kanit Laka Lantas Imbau Masyarakat Perhatikan Ini

Bawa Hasish, WN Rusia Ini Jalani Pelimpahan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, mendakwa Indra dengan pasal berlapis.

Yakni primair, Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Dakwaan subsidair, Pasal 114 ayat (1); Pasal 112 ayat (2); dan Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Juga dakwaan ketiga, Indra diancam pidana dalam Pasal 115 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik

Sebagaimana dakwaan yang dipasangkan Jaksa Ni Wayan Erawati Susina, terdakwa Indra terancam pidana penjara 20 tahun penjara hingga seumur hidup.

Terhadap dakwaan jaksa itu, terdakwa melalui tim penasihat hukumnya tidak mengajukan eksepsi (keberatan).

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved