Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Undiknas Denpasar Dipercaya Salurkan Bantuan Covid-19 dari LSM di Australia

Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar dipercaya oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asal Australia untuk menyalurkan bantuan di Bali

Tayang:
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Foto: Civitas academica Undiknas Denpasar membagikan bantuan sembako kepada masyarakat di seputaran jalan di Denpasar Utara, Jum'at (8/5/2020) pagi 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar dipercaya oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asal Australia untuk menyalurkan bantuan di Bali.

LSM tersebut yakni The Indonesia Institut yang menyalurkan bantuannya kepada Pulau Dewata guna meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

"Kebetulan kami ada dipercaya Indonesia Institut yang menyalurkan bantuan melalui Undiknas," kata Rektor Undiknas Nyoman Sri Subawa saat ditemui Tribun Bali ketika membagikan bantuan di Denpasar Utara, Jumat (8/5/2020).

Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Kewirausahaan Agus Fredy Maradona yang mengurus hal tersebut menjelaskan, Undiknas Denpasar memiliki sejumlah mitra kerja sama di luar negeri, salah satunya yakni Indonesian Institut.

BPNT Cair, 15.661 KK Jembrana Dapat Sembako Kemensos

Beredar Foto Kajian Awal Pemulihan Ekonomi : Mall dan Pasar Mulai Buka 8 Juni, Sekolah 15 Juni

Fakta Unik Kuliner Indonesia yang Beragam, Ada Banyak Jenis Sambal dan 2 Warung Makan yang Populer

Dirinya menjelaskan, Indonesian Institut ini merupakan LSM yang berbasis di Australia dan dalam penanganan Covid-19 mereka konsen terhadap Indonesia.

"Mereka mengumpulkan bantuan dari masyarakat di Australia melalui crowdfunding dan bekerja sama dengan Undiknas dalam penyaluran bantuannya di Bali," tuturnya.

Fredy mengatakan, Bali merupakan daerah yang berpegang terhadap industri pariwisata karena Covid-19 tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Mereka sangat peduli dan sudah mengumpulkan bantuan dan per hari kemarin sudah melebihi Rp 110 juta. Tentu akan terus berjalan, kita tidak menunggu sampai pengumpulan bantuan itu selesai," katanya.

Menurut Fredy, tak hanya Bali yang diberikan bantuan oleh The Indonesia Institut, tetapi juga disalurkan ke beberapa daerah lainnya di Indonesia. (*).

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved