Breaking News:

Corona di Bali

Update Corona di Bali: Sembuh 12 Orang, Positif Bertambah 13 Orang Terdiri 7 PMI & 6 Transmisi Lokal

Jumlah kumulatif pasien positif 300 orang, bertambah 13 orang WNI, terdiri dari 7 PMI dan 6 orang transmisi lokal

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Bali pada, Jumat (1/5/2020). 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan perkembangan virus Corona Covid-19 di Provinsi Bali, Jumat (8/5/2020).

Jumlah kumulatif pasien positif 300 orang, bertambah 13 orang WNI, terdiri dari 7 PMI dan 6 orang transmisi lokal.

Jumlah pasien sembuh 195 orang, bertambah sebanyak 12 WNI, terdiri dari 5 PMI dan 7 orang non PMI.

"Sementara jumlah pasien positif dalam perawatan atau kasus aktif sebanyak 101 orang, saat ini masih berada di 10 rumah sakit dan dikarantina (Bapelkesmas dan BPK Pering)," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi imported case, untuk transmisi lokal sebanyak 114 Orang.

Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

"Yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid-19. Hal ini bertujuan mencegah penyebaran Covid-19. Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mengimbau masyarakat Bali menaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19," imbuhnya.

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka seluruh warga masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik dan semua elemen masyarakat diminta bersatu padu menguatkan disiplin dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19.

"Yakni dengan selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan," tambahnya.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra meminta masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapapun yang pernah kontak dekat dengan pasien positif Covid-19, sehingga bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved