Begini Update Peringkat Emiten dari Pefindo, Dari Outlook Negatif hingga Default

Selama periode Januari hingga 31 Maret 2020, Pefindo telah melakukan 28 pemeringkatan dari berbagai sektor.

KONTAN/Daniel Prabowo
Kantor PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) di Setiabudi Atrium, Jakarta (25/3). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat dan outlook beberapa emiten menjadi negatif. Hal ini, tertekan dampak persebaran virus corona atau pandemi covid-19. 

Selama periode Januari hingga 31 Maret 2020, Pefindo telah melakukan 28 pemeringkatan dari berbagai sektor.

Sebanyak empat perusahaan mengalami penurunan outlook menjadi negatif, perusahaan tersebut di antaranya PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dari idA-/Stabil menjadi idA-/Negatif, PT Waskita Toll Road dari idBBB+/Stabil menjadi idBBB+/Negatif, idA+/Stabil menjadi idA+/Negatif, dan PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) mendapat idBBB+/Negatif dari sebelumnyaa idBBB+/Stabil. Sisaya, sebanyak 24 perusahaan masih masuk dalam kategori outlook stabil.

Angkasa Pura Airports Kembali Pertahankan Peringkat Triple A dari Pefindo

Sedangkan periode 1 April 2020-4 Mei 2020, Pefindo kembali melakukan pemeringkatan terhadap 17 perusahaan dari berbagai sektor.

Adapun  pemeringkatan terdiri dari pemantauan tahunan untuk 12 perusahaan, peringkat perusahaan untuk dua perusahaan dan pemantauan khusus untuk tiga perusahaan.

Termasuk Sambung Hidup UMKM, Menkeu Segera Kucurkan Rp 150 triliun untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Hasilnya, sebanyak tiga perusahaan mendapat penurunan peringkat sekaligus penurunan outlook, perusahaan tersebut yakni PT Pos Indonesia (Persero) dari idA-/Stabil menjadi idBBB+/Negatif, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) dari idA+/Stabil menjadi idA/Negatif dan terakhir PT Modernland Realty Tbk (MDLN) dari idA-/Negatif, menjadi idBBB/Creditwatch Negatif.

DPMPTSP Badung Gelar Dialog Interaktif Bertajuk Outlook Peluang Investasi Badung 2020

Ada juga PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yang mengalami penurunan outlook menjadi idA-/Negatif, diikuti PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dari idA/Stabil menjadi idA/Negatif, PT Barata Indonesia (Persero) dari idBBB/Stabil menjadi idBBB/Negatif dan ada juga PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) yang berubah outlook dari idBBB+/Stabil menjadi idBBB+/Creditwatch Negatif. 

Sedangkan perusahaan yang mengalami penurunan peringkat antara lain PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) dari idBBB+/Negatif menjadi idBBB-/Negatif.

Sementara itu, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) resmi diturunkan ratingnya menjadi idSD untuk produk MTN lantaran perusahaan tidak mampu melunasi saat jatuh tempo.

Bule Australia Meninggal Dunia di Denpasar Utara, Hasil Rapid Test Negatif

Sedangkan untuk peringkat Perumnas, Assistant Vice President Corporate Rating Pefindo Niken Indiarsih menjelaskan maasih masuk dalam kategori selective default karena masih ada surat utang lainnya yang akan direview terkait pembayaran bunganya.

"Semua perubahan ini, ada beberapa yang terdampak Covid-19, seperti sektor pariwisata seperti Panorama dan Pembangunan Jaya Ancol," kata Niken, Jumat (8/5). (*)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul, Dari outlook negatif hingga default, ini update peringkat emiten dari Pefindo, https://investasi.kontan.co.id/news/dari-outlook-negatif-hingga-default-ini-update-peringkat-emiten-dari-pefindo

Editor: Kambali
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved