Harga Babi Anjlok, Warga Brasela Gianyar Memanggang Babi untuk Konsumsi Bersama

Di tengah pandemi Covid-19, Warga Brasela, Payangan, Gianyar, Bali, lebih sering memanggang babi guling untuk dikonsumsi bersama

Istimewa
Foto : warga Brasela sedang memanggang babi guling 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Nyoman Mahayasa

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Di tengah pandemi Covid-19, Warga Brasela, Payangan, Gianyar, Bali, lebih sering memanggang babi guling untuk dikonsumsi bersama.

Anjloknya harga babi membuat warga enggan untuk menjual ternak babinya.

Apalagi biaya pakan yang mahal menambah nilai kerugian peternak.

Meskipun ternak babi sehat tetapi tetap saja tidak bisa dijual wajar.

10 Bus Awak Kapal Spelendor Tiba di Bali, Dijemput Gugus Tugas Provinsi Bali Menuju Tempat Karantina

Update Covid-19: Pasien Sembuh di Indonesia Terus Bertambah, Di Bali 101 Orang Masih Dirawat

Akhirnya PMI Kapal Carnival Splendor Dipulangkan ke Bali, Saat Ini Sedang Perjalanan Menuju Denpasar

Warga pun lebih memilih mengkonsumsi pakan ternak mereka.

Dalam seminggu ini tiga kali warga memotong babi mereka, untuk dijual patungan.

Dan ada pula yang menawarkan babi mereka untuk di buat babi guling tanpa dibayar dan biasanya di umumkan di Facebook atau pesan WhatsApp .

"Dalam satu minggu ini ada saja yang ngundang saya untuk manggang babi, buat lawar untuk konsumsi bersama, biasanya peternak babi yang enggan menjual babinya ia memilih membagikan ke teman-teman untuk dikonsumsi bersama" ucap salah satu warga, I Wayan Suadnyana (27), Sabtu (9/5/2020).

(*)

Penulis: I Nyoman Mahayasa
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved