Ini Kategori Penumpang yang Diizinkan & Prosedur Wajib Saat Mengikuti Penerbangan Rute Domestik

prosedur baru tersebut dijalankan di seluruh bandara yang dikelola perseroan dengan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
ILUSTRASI Petugas keamanan bandara berjaga di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta 

TRIBUN-BALI.COM - Director of Operations and Services PT Angkasa Pura II (Persero), Muhamad Wasid mengungkapkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah menerapkan prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa larangan mudik Lebaran 2020.

Menurutnya prosedur baru tersebut dijalankan di seluruh bandara yang dikelola perseroan dengan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.

Para penumpang yang diperbolehkan melakukan perjalanan haru memenuhi syarat-syarat yang wajib yang tercantum pada Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Prosedur baru dalam memproses keberangkatan penumpang itu ditetapkan guna memastikan terpenuhinya ketentuan dan syarat di dalam SE No. 4/2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dan SE No. 31/2020 yang diterbikan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan," ungkap Muhamad saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (9/5/2020).

Ini Jumlah Diskon Listrik yang Diberikan di www.lightup.id, Bantuan Bisa Dicairkan via OVO & Web PLN

376.000 Masker Gratis Telah Dibagikan ke Desa-Desa di Banyuwangi

Tata Cara Verifikasi Online pada Penerimaan Polri 2020 bagi Lulusan SMA

Ia menjelaskan prosedur baru ini dijalankan secara ketat, dengan tahapan yang detail oleh para petugas yang bersiaga.

Karenanya pihaknya mengimbau kepada calon penumpang pesawat agar hadir di bandara 3 hingga 4 jam sebelum jadwal keberangkatan.

"Prosedur baru ini juga dapat terlaksana karena koordinasi intensif dari seluruh stakeholder kebandarudaraan seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI & Polri, otoritas bandara, maskapai, dan pihak lainnya," ujar Muhamad.

Lebih lanjut, kata Muhamad, prosedur ini turut diterapkan pada bandara-bandara lain yang dikelola PT Angkasa Pura II, sehingga dipastikan ketentuan dapat terpenuhi.

PT Angkasa Pura II juga memastikan operasional bandara memenuhi ketentuan protokol kesehatan sebagaimana tercantum di dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 Tahun 2020 dan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020.

Adapun sesuai dengan SE Nomor 4 Tahun 2020 yang masuk dalam kriteria pengecualian merupakan perjalanan orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta yang menyelenggarakan pelayanan percepatan penanganan Covid-19.

Halaman
123
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved