Abrasi di Pantai Karangdadi Klungkung Kian Mengkhawatirkan

Ombak pasang yang terjadi tiga hari terakhir membuat abrasi di pasisir Pantai Karangdadi semakin parah

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kondisi abrasi parah di Pantai Karangdadi, Desa Kusamba, Klungkung, Bali, Minggu (10/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Mangku Dharma berteduh di warung sederhananya yang terletak di pesisir Pantai Karangdadi, Desa Kusamba, Klungkung, Bali, Minggu (10/5/2020).

Sejak beberapa tahun terakhir, ia mengaku sudah 4 kali memindahkan warungnya karena dikepung abrasi parah.

"Ini saja baru sekitar sebulan lalu pindah lagi, karena abrasi yang semakin mengkhawatirkan," ungkap Mangku Dharma ketika ditemui, Minggu (10/5/2020).

Ia mengungkapkan, ombak pasang yang terjadi tiga hari terakhir membuat abrasi di pasisir Pantai Karangdadi semakin parah.

Bahkan tinggi ombak saat itu mencapai 6 meter, yang juga nyaris menerjang warungnya meski sudah berpindah posisi ke sisi barat.

"Memang biasanya menjelang dan beberapa hari setelah bulan purnama atau tilem, ombak di sini sangat tinggi. Bahkan kemarin (9/5/2020), ombaknya besar sekali, sampai 6 meter," jelasnya.

Ombak tinggi itu membuat daratan semakin terkikis.

Mangku Dharma awalnya berencana memindahkan warungnya ke sisi utara dari warungnya terdahulu.

Hanya saja pesisir itu sudah habis tergerus abrasi.

Sehingga ia harus memindahkanya ke sisi barat.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved