Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung Gagal Kembangkan Benih Udang, Ini Penyebabnya

Kondisi kolam ikan yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, mendapat sorotan Bupati Klungkung

Dok Klungkung
Kondisi kolam pembibitan yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung. Kolam itu mendapat sorotan dari Bupati Suwirta karena kondisinya keruh dan terkesan kurang terawat. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kondisi kolam ikan yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, mendapat sorotan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

Menurutnya, kolam yang berfungsi sebagai tempat pembibitan ikan dan udang itu, kondisinya kurang terawat dan airnya masih keruh.

Bahkan benih udang gagal dikembangkan di kolam tersebut akibat kualitas air yang kurang baik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Wayan Durma tidak menampik kondisi tersebut.

Menurutnya, kolam ikan yang dikembangkanya memang masih perlu beberapa evaluasi dan disempurnakan.

"Sebenarnya kolam sudah siap, namun masih ada beberapa yang masih harus dievaluasi," ungkap Wayan Durma, Minggu (10/5/2020).

Terkait air kolam yang keruh, menurutnya itu terjadi karena Sabtu (9/5/2020), kolam sempat diguyur hujan deras.

Pihaknya mengaku sudah sering mengontrol kolam itu, karena pengairannya berasal dari air sungai sehingga rentan ada sampah.

Selain itu, aliran air kolam itu juga masih berbagi dengan pengairan subak di sekitarnya.

"Kolam itu sebenarnya hampir setengah jam sekali dicek kondisinya. Karena jika ada sampah, air tidak mau mengalir," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved