Corona di Bali

Fasih Rilis Mini Album Perdana Bertajuk Luna, Vocalis: Luna Sosok Wanita Penerang di Balik Gelap

Fasih, sebuah band yang bermarkas di Kuta, Badung, Bali merilis album mini perdana di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Istimewa
Band Fasih 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Fasih, sebuah band yang bermarkas di Kuta, Badung, Bali merilis album mini perdana di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Album pertama ini dirilis hari ini, Minggu (10/5/2020) di platform digital.

Band yang beraliran pop alternatif ini sudah terbentuk sejak 2016 lalu.

Setelah 4 tahun menjajal blantika musik di Bali, mereka memantapkan diri menelurkan album mini pertama mereka ini.

Jadwal Belajar dari Rumah 10 Mei 2020, Diawali Acara Cerita Minggu Pagi Hingga Ragam Indonesia

Prakiraan Cuaca Minggu 10 Mei 2020 di Bali, Tak Turun Hujan Tapi Waspadai Gelombang Tinggi

3 Indikator Bali Lebih Efektif Kendalikan Penyebaran Covid-19 Dibanding Daerah Lain Terapkan PSBB

Dalam album ini ada empat lagu yakni Atma, Kala, Luna, dan Tabula Rasa.

Vokalis Fasih, Chresna Satyavadini mengatakan, album perdana ini diberi bertajuk Luna yang memiliki arti bulan.

"Kami menggambarkan bulan adalah sosok wanita sebagai penerang di balik gelap," kata Chresna.

Lagu-lagu ini secara garis besar bercerita tentang perasaan luka.

Chresna yang juga sebagai gitaris menekankan maksud luka itu luka dalam jiwa.

Bisa diartikan kita harus segera keluar dari luka yang membelenggu, bangkit dan pulih.

"Karena wanita bisa menjadi penyembuh luka selain diri sendiri," kata pria berkacamata ini.

Selain Chresna, personel band ini yakni Rama Giantara pada bass dan Angga Hartono sebagai penggebuk drum.

Sebelum merilis album pertama, Fasih sudah mengeluarkan empat lagu yang bisa dinikmati di digital Spotify dan Soundcloud.

Proses pengerjaan mini album ini dikerjakan di home studio milik Chresna bernama HolySwan Records.

Dalam aransemen ini dibuat bersama yang hanya menghabiskan waktu enam bulan.

Sayangnya, mereka belum sempat menggarap video klip karena terhambat pandemi Corona. (*).

Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved