Breaking News:

Kaur Desa Pengastulan Buleleng Pesta Sabu Bareng Dua Pria dan Satu Wanita di Kamar Kos

Kaur Desa Pengastulan Buleleng Pesta Sabu Bareng Dua Pria dan Satu Wanita di Kamar Kos

Istimewa
Kaur Desa Pengastulan Buleleng Pesta Sabu Bareng Dua Pria dan Satu Wanita di Kamar Kos 

Kaur Desa Pengastulan Kepergok Pesta Sabu di Kamar Kost

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Kaur di Pemerintahan Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt bernama I Made Budiasa (41) diciduk Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dan BNNK Buleleng pada Jumat (8/5) sekira pukul 18.00 wita.

Penangkapan ini dilakukan tepat saat Budiasa tengah asyik menggelar pesta sabu bersama tiga pelaku lainnya.

Kepala BNNK Buleleng, AKBP Gede Astawa dikonfirmasi Minggu (10/5) mengatakan, Budiasa ditangkap di sebuah rumah kos jalan Cempaka Perumayan Grya Mekar Sariz Banjar Dinas Sari, Desa Pengastulan.

Tidak sendirian, ada tiga pelaku lainnya yang juga ikut diciduk, diantaranya Made Namajaya (31) yang merupakan seorang residivis di LP Kalimantan, Putu Widiada (41) yang merupakan Pembina Sekha Teruna Teruni (STT) di Desa Adat setempat, serta seorang wanita bernama Vina Maryanti (18).

Dari penangkapan ini, BNNK Buleleng berhasil menyita sebanyak 29 paket sabu, satu unit timbangan digital, dan tiga unit ponsel.

Penangkapan ini dituturkan AKBP Astawa bermula dari adanya informasi masyatakat yang mengatakan bahwa di daerah Pengastulan terdapat seorang bernama I Made Nama Jaya yang mengedarkan sabu sekaligus menyediakan alat hisapnya dan tempat untuk menggunakan.

Berangkat dari laporan itu, pihaknya pun bergegas mendatangi TKP, hingga akhirnya berhasil menemukan Nama Jaya beserta 29 paket sabu yang ia sembunyikan di saku celananya.

Setelah diinterogasi, Nama Jaya akhirnya mengakui adanya tiga pelaku lain yang tengah menggelar pesta sabu di kamar kost nomor 4.

Tiga pelaku itu diantaranya Sang Kaur Desa Pengastulan I Made Budiasa,

Pembina Sekha Teruna Teruni (STT) di Desa Adat Pengastulan Putu Widiada, dan seorang wanita bernama Vina Maryanti (18).

"Jadi tiga pelaku ini membeli sabu kepada Nama Jaya yang merupakan seorang residivis. Mereka saat ini diamankan di Provinsi," singkatnya.

Sementara Klian Adat Desa Pengastulan, Jro Mangku Sadra sangat menyayangkan atas adanya sejumlah warga Desa Pengastulan yang terjerat kasus narkoba.

"Ya ada tiga laki-laki yang ditangkap, yang semuanya adalah warga Desa Pengastulan. Bersama satu orang perempuan saya belum tau identitasnya. Saya sangat prihatin warga kami ditangkap gara-gara memakai narkoba," pungkasnya. (rtu)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved