Breaking News:

Perayaan Hari Ibu Sedunia di Tengah Pandemi Covid-19, Bisa Anda Lakukan dengan Cara Sederhana Ini

Ada yang cukup unik pada perayaan Hari Ibu Sedunia yang biasanya dirayakan pada hari Minggu kedua bulan Mei setiap tahun.

Editor: Ady Sucipto
intisari.grid.id
ilustrasi Hari Ibu Sedunia 

TRIBUN-BALI.COM -- Ada yang cukup unik pada perayaan Hari Ibu Sedunia yang biasanya dirayakan pada hari Minggu kedua bulan Mei setiap tahun. 

Hari Ibu Sedunia tahun ini, perayaannya jatuh pada 10 Mei. 

Perayaan Hari Ibu Sedunia memiliki makna yang mendalam dan punya kisah sejarahnya. 

Dilansir via Kompas.com, Hari Ibu adalah perayaan ibu keluarga, atas kontribusinya yang tiada henti terhadap pertumbuhan dan kesejahteraan anak-anaknya.

Walaupun memang satu hari benar-benar tidak cukup untuk membayar jasanya dan menghormati para ibu, hari itu mendorong orang untuk mengekspresikan rasa cinta di momen yang lebih spesial.

Sejarah

Diyakini bahwa perayaan Hari Ibu modern pertama kali dimulai di Amerika Serikat, ketika seorang wanita bernama Anna Jarvis ingin ada momen perayaan khusus karena ibunya sendiri telah menyatakan keinginannya.

Ketika ibunya meninggal, Jarvis mengambil inisiatif dan mengadakan memorial untuk ibunya pada tahun 1908, tiga tahun setelah kematiannya.

Itu dilakukan di Gereja Methodist St Andrew di Virginia Barat.

Usaha Jarvis mempromosikan hari ibu ini membuahkan hasil ketika tahun 1914 Presiden Amerika saat itu, Woodrow Wilson menetapkan hari ibu sebagai hari libur resmi nasional.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved