Breaking News:

Corona di Bali

Transmisi Lokal Desa Bondalem Tertinggi di Bali, Koster Minta Masyarakat Patuhi Imbauan Gugus Tugas

Kasus transmisi lokal di Desa Bondalem Buleleng tergolong cukup tinggi di Bali

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Gubernur Bali Wayan Koster saat menyerahkan bantuan secara simbolis untuk warga Desa Bondalem, Buleleng, Bali, Minggu (10/5/2020). 

Pun warga Desa Bondalem juga diimbau mematuhi seluruh kebijakan yang diberikan oleh Gugus Tugas Buleleng agar penyebaran virus corona dapat ditekan.

"Transmisi lokal di Bondalem tertinggi di Bali, ada 31 kasus. Jadi harus betul-betul mendapat pengawasan ketat, karena jumlah terkonfirmasi positif cukup banyak, dan penularan lokal. Oleh karena itu Gugus Tugas Provinsi dan Kabupaten memutuskan melakukan isolasi. Sebab kalau tidak, akan berbahaya untuk warga Bondalem," terangnya.

Koster juga menilai, sejauh ini proses karantina yang dilakukan kabupaten atau kota sudah cukup efektif.

Hal ini ditunjukkan dengan tingkat kesembuhan mencapai 65 persen.

Demikian dengan perawatan yang sudah dilakukan Gugus Tugas Buleleng di RS Pratama Giri Emas, juga mendapat apresiasi dari Koster.

Pasalnya, secara kumulatif, jumlah PDP yang terkonfirmasi positif di Buleleng sebanyak 42 orang, sementara yang berhasil sembuh sebanyak 21 orang.

"Penanganan pasien positif di RS Giri Emas sudah bagus. Secara nasional pasien yang sembuh di Bali berada di kisaran 19 persen. Kalau di Bali tingkat kesembuhan 65 persen, tertinggi di Indonesia. Pemerintah pusat berharap Bali menjadi provinsi pertana terbebas Covid-19, untuk itu saya minta kepada masyarakat harus disiplin, jangan nakal, ngoyong jumah, sehingga ekonomi kita bisa kembali pulih," kata Koster.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana menyebutkan, saat ini pihaknya sedang menambah dua ruangan untuk penanganan 8 pasien Covid-19 di RS Pratama Giri Emas.

"RS Giri Emas kami optimalkan terus. Karena ini masalah hati. Kasihan pasien kalau dirujuk ke Denpasar. Beban keluarganya berat, jauh-jauh ke Denpasar, nunggu di luar. Sehingga kami upayakan dirawat di Buleleng saja. Kasian pasiennya juga takutnya semakin drop karena Singaraja-Denpasar jauh," terang Agus. 

Tangkap PMI Membandel

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved