Corona di Bali

Antisipasi Penyebaran COVID-19 di Nusa Penida, Boat Cepat Diminta Tetap Tidak Beroperasi

Terlebih Nusa Penida sejauh ini satu-satunya kecamatan di Klungkung yang masih nihil kasus COVID-19.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali / Eka Mita Suputra
Sejumlah jasa transportasi boat cepat (fast boat) yang melayani penyebrangan penumpang dari Pelabuhan Kusamba menuju Nusa Penida dan sebaliknya, mulai tidak beroperasi, Kamis (16/4/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung mengeluarkan surat edaran, untuk mengimbau agar boat cepat yang  mengangkut penumpang ke Nusa Penida untuk sementara tidak beroperasi.

Hal ini untuk memininalisir penyebaran COVID-19 ke wilayah Nusa Penida.

 Terlebih Nusa Penida sejauh ini satu-satunya kecamatan di Klungkung yang masih nihil kasus COVID-19.

Sebenarnya boat cepat yang melayani penyebrangan penumpang dari Pelabuhan Kusamba, ke Nusa Penida secara mandiri menghentikan aktivitasnya sejak, Kamis (16/4/2020).

Ini Tips & Cara Alami untuk Turunkan Asam Urat

Raffi Ahmad Sesumbar Mau Giveaway Rumah Bujangnya Yang Harganya Rp 10 Miliar

Hotman Paris Jual Apartemen Mewah Rp 30 Miliar: Mau Bertani di Bali dan Pelihara Bebek

Menyusul adanya warga positif COVID-19 di Kusamba. Setelah sebulan berlalu, salah satu perusahaan fast boat yang melayani penumpang dari Klungkung menuju Nusa Penida dan sebaliknya, Gangga Express hendak kembali mulai beroperasi, Sabtu (9/5).

Hanya saja, Jumat (8/5) Bupati Klungkung mengeluarkan surat edaran Bupati Klungkung No 551/678/Dishub/2020 yang mengimbau penyebrangan tetap ditiadakan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

" Kami sebelum berencana membuka kembali penyebrangan telah berdiskusi dengan pihak terkait dan mendapat respon positif bahkan lengkap dengan protokol kesehatan sudah disiapkan, namun karena surat ini keluar kami terpaksa membatalkan pembukaan penyeberangan," ujar owner  Gangga Express, Made Sinta.

Ia mengungkapkan, sebenarnya banyak permintaan masyarakat agar boat cepat kembali beroperasi melayani penumpang dari Klungkung ke Nusa Penida.

Ini karena kapal Roro Nusa Jaya Abadi, saat ini hanya melayani warga dengan KTP Nusa Penida.

Sementara jika masyarakat tidak ber-KTP Nusa Penida, harus menyerahkan surat tugas agar bisa menyeberang dengan kapal Roro Nusa Jaya Abadi.

" Jika masyarakat biasa seperti kami, minta surat tugas kemana? Saya dari Nusa Penida, tapi ber-KTP Klungkung daratan tidak bisa pulang kampung," ungkapnya.

Ia pun mempertanyakan, mengapa surat edaran itu baru dikeluarkan saat perusahaan boat cepat hendak beroperasi pasca tutup sementara secara mandiri.

Terlebih sejauh ini Bali khususnya belum menerapkan PSBB (pembatasan sosial berskala besar).

 Apalagi pemerintah pusat saat ini sudah mulai membuka akses transportasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved