Bulan Ramadhan

Penjelasan Zakat Fitrah yang Wajib Dilakukan Umat Islam, Beserta Bacaan Niat Berzakat

Bagi setiap umat Muslim, selain wajib menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1441 H, juga diwajibkan untuk berzakat fitrah

Editor: Ady Sucipto
istimewa
ilustrasi zakat 

TRIBUN-BALI.COM - Bagi setiap umat Muslim, selain wajib menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1441 H, juga diwajibkan untuk ber zakat fitrah.

Zakat fitrah wajib dilakukan oleh umat muslim baik laki-laki maupun perempuan. 

Tak terkecuali juga bayi yang baru dilahirkan di akhir bulan Ramadhan pun wajib. 

Biasanya, zakat fitrah dibayarkan selama bulan Ramadhan menuju bulan Syawal

Dilansir Tribun Bali via Tribunnews, zakat fitrah disyariatkan pada tahun kedua Hijriyah, agar setiap muslim kembali kepada keadaan fitrah dan suci.

Hal ini berdasarkan hadis Ibnu Umar ra yang berkata:

“RASULULLAH SAW MEWAJIBKAN ZAKAT FITRAH BULAN RAMADHAN SEBANYAK SATU SHA’ KURMA ATAU GANDUM ATAS SETIAP MUSLIM MERDEKA ATAU HAMBA SAHAYA LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN” (HR. BUKHARI MUSLIM).

Karena kewajiban  zakat fitrah ini, maka tidak ada satu orang pun yang bisa meninggalkannya.

Kalaupun terjadi halangan, Islam memberikan kemudahan untuk diwakilkan oleh orang lain baik.

Dalam kasus seperti ini, maka perlu memahami niat-niat zakat agar sah dan diterima.

Karena seluruh amal ibadah selalu melibatkan niat di dalamnya.

Dirangkum TribunJakarta dari zakat.or.id berikut bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga:

1. Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved