Siswa dan Guru Dijatah Rp 50 Ribu untuk Beli Kuota, SMPN 1 Tabanan Gelar Ujian Akhir Semester Online

Untuk mendukung pelaksanaan ujian akhir semester online, siswa dan para guru di SMPN 1 Tabanan contohnya, diberikan jatah Rp 50 ribu untuk beli kuota

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi ujian sekolah. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sejumlah sekolah di Kabupaten Tabanan, Bali, melaksanakan Ujian Akhir Semester dengan sistem online.

Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan di sekolah.

Terlebih lagi saat ini semua sekolah melaksanakan pembelajaran secara daring.

Untuk mendukung pelaksanaan ujian akhir semester online, siswa dan para guru di SMPN 1 Tabanan contohnya, diberikan jatah Rp 50 ribu selama proses ujian berlangsung untuk membeli kuota internet.

Ketua MKKS Tabanan yang juga Kepala SMPN I Tabanan, I Wayan Widarsa menjelaskan, belum semua sekolah dan siswa siap dengan sistem ujian online ini.

Hanya beberapa sekolah yang menerapkan hal tersebut.

Khusus SMPN 1 Tabanan memang menggelar ujian secara daring.

Ini menjadi penilaian untuk kenaikan kelas, ditambah dengan nilai dari tuags yang diberikan guru maupun yang di TVRI.

"Jadi pelaksanaannya tergantung kesepakatan guru dan orangtua siswa. Sehingga tak semua sekolah melaksanakan Ujian Akhir Semester genap ini," jelasnya, Minggu (10/5/2020).

Dia melanjutkan, akan ada 11 mata pelajaran dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester genap ini.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved