7 Dampak Buruk Memotret Anak & Membagikan Hasilnya di Media Sosial, Privasi Anak Terganggu

Tujuh dampak buruk memotret anak dan membagikan hasil jepretan di media sosial

Gambar oleh sobima dari Pixabay
Foto ilustrasi model anak perempuan sedang melakukan pemotretan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Biasanya para ibu-ibu yang baru memiliki anak, suka mengabadikan moment sang buah hati lewat foto maupun video.

Tak jarang kita dapat melihat hasil foto ataupun video tersebut di media sosial.

Apa Kamu juga sering melakukannya ?

Kebiasaan mengambil foto anak terlalu banyak ternyata menimbulkan masalah.

Pemerintah Kembali Perpanjang Kebijakan ASN Bekerja dari Rumah Hingga 29 Mei 2020

Mungkin Anda Ingin Meniru, Inilah Model Rambut Virus Corona yang Lagi Tren

Menyambut Lebaran, Cellular World Hadirkan Promo Lebaran Megasale, Diskon Hingga Rp 6 Juta

Menurut penelitian yang dikutip dari Bright Side, setidaknya 81 persen anak di bawah 2 tahun yang sudah dibagikan ke media sosial muncul banyak masalah.

Berikut tujuh dampak buruk memotret anak dan membagikan hasil jepretan di media sosial yang Tribunnews.com himpun dari Bright Side :

1. Privasi anak terganggu

Orang tua memang memiliki hak untuk memilih bagaimana membesarkan anak.

Namun jangan lupa, jika anak juga memiliki hak untuk melindungi privasinya.

Orang tua tak mungkin meminta izin anak untuk membagikan potret mereka di media sosial.

Halaman
1234
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved