Corona di Bali

244 Orang Dipulangkan dari Tempat Karantina

Sejumlah tempat karantina di Kabupaten Gianyar, Bali, yang dikhususkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) mulai kosong

Gambar oleh Ri Butov dari Pixabay
Foto ilustrasi pria sedang melakukan isolasi di rumah karena covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sejumlah tempat karantina di Kabupaten Gianyar, Bali, yang dikhususkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) mulai kosong, Rabu (13/5/2020).

Hal tersebut lantaran saat ini sejumlah PMI telah dipulangkan.

Menariknya, meskipun sudah dipulangkan jumlah kasus positif sejak sepekan ini, tidak ada yang merupakan PMI.

4 Artis Indonesia Ini Sampai Menangis Saat Nonton Drama Korea

Penggunaan Foto Nyonya Meneer di Produk Minyak Telon Digugat Ahli Waris

Belum Ada Kejelasan Terkait Beban Biaya Listrik PLN, PHRI Berencana Tempuh Jalur Hukum

Ketua Harian Satgas Covid-19 Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, selama ini pihaknya memiliki tujuh tempat karantina yang disebar di Kabupaten Gianyar, dengan total jumlah PMI tertampung sebanyak 387 orang.

Adapun tempat karantina yang sudah kosong, diantaranya di Desa Badulu, di Desa Semuwuk.

Sementara tempat lain juga mengalami penurunan signifikan, yakni di Hotel Maxone menyisakan dua orang dan Villa Swam di Keramas sebanyak 12 orang.

Sementara tempat karantina yang masih banyak 'penghuninya' adalah Hotel Evitel Ubud sebanyak 41 orang, Suly Resort sebanyak 37 orang dan Zen Hotel sebanyak 51 orang.

"Total yang masih menjalani karantina sebanyak 143 orang, sementara yang sudah dipulangkan sebanyak 244 orang," ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved