Corona di Bali

Anak Tenaga Gizi RSU Bangli Dinyatakan Terpapar Corona

Setelah dua orang ditemukan positif terpapar virus Corona, satu orang warga di Kelurahan Cempaga, Bangli kabarnya masuk ke daftar positif.

Istimewa
Humas Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Setelah dua orang ditemukan positif terpapar virus Corona atau Covid-19, satu orang warga di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga, Bangli kabarnya masuk ke daftar positif.

Usut punya usut, yang bersangkutan ternyata merupakan anak dari tenaga gizi di RSU Bangli yang sebelumnya juga terpapar virus Corona.

Humas Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa ketika dikonfirmasi Selasa (12/5/2020) membenarkan hal tersebut.

Ia mengungkapkan, warga yang bersangkutan diketahui positif berdasarkan hasil rapid test yang dilangsungkan pada 9 Mei 2020.

6 Petani Tewas Tersengat Perangkap Tikus, Bupati Sragen Meradang & Ancam Tuntut Pemilik Sawah

Buda Cemeng Menail, Lakukan Ini untuk Tenangkan Pikiran

Kisah Owner Pasar Malam Gading Jaya Bali di Tengah Corona, Dulu Sehari Rp 10 Juta Kini Cuma 100 Ribu

“Pada saat itu ada 70 yang di rapid dan satu orang dinyatakan reaktif positif dan langsung dilakukan tes swab. Hasil test swab itulah baru keluar hari ini, yang menyatakan bahwa warga bersangkutan positif. Setelah diketahui positif yang bersangkutan telah dirujuk ke Balai Diklat BPK Provinsi Bali di Pering, Gianyar,” jelasnya.

Dirgayusa juga menjelaskan, temuan kasus positif di Banjar Pekuwon masih berhubungan dengan kasus positif di instalasi gizi RSU Bangli.

Yang mana berdasarkan tracing kontak erat dari tenaga gizi asal dari Banjar Pande, ditemukan dua warga asal Banjar Pekuwon yang terpapar virus corona.

“Dua warga yang terpapar ini masih memiliki hubungan keluarga dengan yang bersangkutan. Yakni menantu serta keluarga dari si menantu itu. Sedangkan yang saat ini diketahui terpapar virus corona, merupakan istri atau anak dari tenaga gizi tersebut,” bebernya.

Tindak lanjut dari tambahan satu kasus ini, Dirgayusa menegaskan sesuai SOP akan tetap dilakukan tracing kontak erat.

Kendati demikian pria yang juga menjabat selaku Kepala Diskominfo Bangli ini mengaku belum mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan Bangli kapan dilakukan tracing tersebut.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved