Bali Paradise

Bakwan Keladi dengan Saus Istimewa, Kuliner Hits Kota Singaraja yang Bisa Ditemui di Filosofi Keladi

Apabila biasanya umbi-umbian hanya dimasak dengan cara dikukus, beda halnya dengan menu yang ditawarkan Filosofi Keladi di Kota Singaraja

Filosofi Keladi
Menu Bakwan Keladi yang ditawarkan di Filosofi Keladi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Apabila biasanya umbi-umbian hanya dimasak dengan cara dikukus, beda halnya dengan menu yang ditawarkan Filosofi Keladi di Kota Singaraja, Buleleng, Bali ini.

Keladi atau talas ini diubah menjadi Bakwan Keladi yang renyah, gurih dan memiliki citarasa yang lezat.

Owner Filosofi Keladi, I Made Indrawan Bayu Putra atau yang biasa disapa Dein menyebutkan, Filosofi Keladi didirikan pada tanggal 5 Mei 2020 lalu.

Menurutnya, didirikannya Filosofi Keladi berawal dari seringnya ia mencicipi Bakwan Keladi buatan mertuanya.

Rasanya yang lezat mengingatkannya akan rasa Bakwan Keladi masakan neneknya.

Bakwan Keladi merupakan kuliner yang sangat akrab di masyarakat Banjar Paketan, Singaraja, Buleleng, Bali.

Masyarakat di sana biasa menyebut kuliner ini dengan sebutan Gincai, yang menurut Dein, kuliner ini merupakan kuliner yang dulunya sering dimasak oleh keluarga Tionghoa termasuk Nenek Dein.

"Mertua saya sudah dari dulu membuat kuliner Bakwan Keladi atau Gincai ini dan hanya memasarkannya ke keluarga dekat saja. Karena rasanya yang enak banget, istri saya punya ide untuk memasarkan produk ini ke masyarakat," ujar Dein pada Tribun Bali.

Awalnya, ia, istrinya serta mertuanya hanya memasarkan ke teman-teman terdekat.

Halaman
12
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved