Ojek Online Dinilai Bantu Rencana Kebijakan PKM Denpasar Lebih Efektif

Kota Denpasar dalam waktu dekat akan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PKM)

Kolase
Ojek Online 

TRIBUN-BALI.COM- Kota Denpasar dalam waktu dekat akan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PKM).

Hal ini tentunya akan berpengaruh kepada denyut nadi dan pola belanja masyarakat.

Akademisi Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Prof Gede Sri Dharma mengatakan, dibalik pandemi Covid-19 ini, semakin membuka kesadaran masyarakat tentang peluang industri atau bisnis berbasis digital, yang lebih efektif dan efisien.

Dengan masyarakat lebih banyak beraktivitas di dalam rumah maka peluang bisnis baru berbasis online, akan tercipta.

Demikian juga, bisnis yang memang sejak awal berbasis digital, seperti ojek online, akan semakin hidup karena masyarakat semakin membutuhkan jasa mereka, seperti untuk antar penumpang, barang atau makanan.

Dharma menegaskan, dengan adanya rencana Pembatasan Kegiatan Masyakarat di Denpasar, kehadiran Ojol semakin dibutuhkan dan bisa mendukung program pemerintah itu, karena membatasai pergerakan orang atau masyarakat.

Hanya saja, Dia mengingatkan agar tidak menimbulkan permasalahan yang tidak perlu, ke depan penting untuk dipikirkan bagaimana regulasi yang bijak agar Ojol dapat bermanfaat saat PKM berlangsung.

'Misalnya, ojol yang beroperasi di wilayah Denpasar, hanya melayani pelanggan atau konsumen di seputaran Denpasar dan tidak sampai melewati kabupaten lainnya. Demikian juga sebalknya, ojol yang kegiatan operasinya di suatu kabupaten tidak sampai masuk atau melewati kabupaten lainnya"

Dengan masing-masing memberlakukan kebijakan yang mengatur kegiatan mereka, makan bisnis ojol akan semakin hidup dan masyarakat semakin terbantu.

Kebijakan Pemerintah Kota Denpasar yang memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) diyakini berdampak positif bagi upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona COvid-19 juga sehingga bisa segera menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Prof Made Sri Gede Dharma sependapat dengan kebijakan PKM yang telah disetujui Gubernur Bali I Wayan Koster itu.

Halaman
12
Penulis: Uploader
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved