Wiki Bali

WIKI BALI - Program Studi D3 Teknik Mesin di Politeknik Negeri Bali

Prodi D3 Teknik Sipil adalah program studi jenjang diploma tiga bidang teknik sipil

Foto Facebook Poltek Bali
Foto Facebook Poltek Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali adalah salah satu dari enam jurusan yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Bali.

Saat ini Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali menyelenggarakan dua program studi (Prodi) salah satunya adalah Prodi D3 Teknik Sipil.

Prodi D3 Teknik Sipil adalah program studi jenjang diploma tiga bidang teknik sipil.

Alumni D3 Teknik Sipil Politeknik mampu berkarier sebagai tenaga kerja profesional madya di bidang jasa konstruksi.

Dengan bekal dan pemahaman yang memadai di bidang teori dan praktek mereka mampu bekerja pada konsultan perencana, konsultan pengawas, kontraktor maupun bidang usaha bahan bangunan.

Prodi D3 Teknik Sipil telah terakreditasi B. 

D3 Teknik Sipil memiliki visi yaitu menjadi pusat pendidikan vokasi dibidang Teknik Sipil sebagai penghasil lulusan profesional yang berdaya saing internasional pada tahun 2025

Sedangkan misinya menyelenggarakan pendidikan vokasi pada level 5 KKNI di bidang Teknik Sipil yang berkarakter kebangsaan dengan standar mutu nasional dan internasional, melaksanakan penelitian terapan nasional dan internasional pada bidang ilmu Teknik Sipil, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berlandaskan pada penerapan keilmuan dibidang Teknik Sipil, dan membangun kerjasama dengan steak holder dalam negeri dan kawasan regional aspac yang berorientasi untuk pengembangan program studi.

PROFESI LULUSAN

Adapun profesi lulusan D3 Teknik Sipil diantaranya

  1. Pelaksana Lapangan
  2. Logistik Lapangan
  3. Surveyor
  4. Lab Technician
  5. CAD Operator
  6. SAP Operator
  7. Asisten Cost Engineer
  8. Quantity Surveyor
  9. Asisten Inspector

KOMPETENSI

  1. Mampu merencanakan dan mengelola peralatan dan material konstruksi
  2. Mampu Menyelesaikan administrasi proyek konstruksi
  3. Menguasai operasional CAD
  4. Mampu membuat RAB
  5. Mampu mengatur Dan Mengelola pelaksanaan pembangunan konstruksi
  6. Mampu mengelola alat dan bahan lapangan
  7. Menguasai teknik pengukuran dan pemetaan
  8. Menguasai teknik pengujian bahan dan mutu pelaksanaan konstruksi
  9. Mampu menghutung kuantitas pekerjaan lapangan
  10. Mampu mengendalikan pencapaian kuantitas dan kualitas pekerjaan

(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved