Corona di Bali

Wong Hang Tailor Salurkan APD untuk Tenaga Medis & Non Medis Melalui Jaringan PDEI

Wong Hang Tailor, rumah produksi jas premium asal Surabaya memproduksi APD berupa Coverall (hazmat) dan face shield untuk para tenaga medis

Foto istimewa kiriman Humas PDEI 
Foto istimewa kiriman Humas PDEI  

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 yang memakan banyak korban yang terus bertambah, kebutuhan Alat Perlindungan Diri (APD) bagi tenaga medis juga semakin meningkat. 

Apalagi semua APD tersebut bersifat sekali pakai, karena harus segera dimusnahkan agar virus yang melekat tidak menular. 

Hal ini disampaikan dr Moh Adib Khumaidi, SpOT selaku Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI), dan menurutnya kebutuhan APD akan selalu ada dan akan terus meningkat.

“Rata-rata kebutuhan APD untuk satu rumah sakit (RS) skala menengah adalah sekitar 50-100 set per hari. Sementara untuk RS skala besar berkisar 150-250 set per hari,” jelas dr Adib Khumaidi, Kamis (14/5/2020), di Jakarta melalui keterangan resminya.

Tergugah oleh minimnya produksi APD dalam negeri, Wong Hang Tailor, rumah produksi jas premium asal Surabaya memproduksi APD berupa coverall (hazmat) dan face shield untuk para tenaga medis.

“Semua ini berawal ketika kami mendengar ada anak salah satu mitra yang menangani pasien Covid-19 di salah satu RS rujukan pemerintah, dan ia harus menggunakan 1 coverall selama berulang kali karena minimnya stok coverall di RS," kata Stephen Wongso dari Wong Hang Tailor.

Berbekal coverall bekas pakai, karena langkanya coverall pada saat awal produksi tersebut, Stephen Wongso dan Samuel Wongso membedah pola dan menyesuaikan pola coverall mereka dengan pola dan model aslinya. 

Selain itu jenis jarum yang digunakan dan pemilihan bahan material juga diriset hingga detail agar memenuhi standar penggunaan medis. 

Setelah jadi, sampel coverall buatan Wong hang dikirimkan ke sejumlah dokter untuk memperoleh masukan.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved