Diizinkan Beroperasi, Bandara Ngurah Rai Layani 1.351 Penumpang Domestik 

Sejak Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan izin seluruh moda transportasi kembali beroperasi mulai 7 Mei 2020

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Pesawat A320 milik Citilink Indonesia yang akan lepas landas di Bandara Ngurah Rai beberapa waktu lalu. 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Sejak Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan izin seluruh moda transportasi kembali beroperasi mulai 7 Mei 2020.

Dan ditindak lanjuti dengan Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tentang Nomor 4 Tahun 2020 (SE Gugus Tugas) tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali hingga tanggal 14 Mei 2020 kemarin tercatat telah melayani 1.351 penumpang dengan kriteria terbatas dan 34 pergerakan pesawat rute domestik.

“Dari data periode tanggal 7 hingga 14 Mei kemarin kami mencatat pergerakan pesawat komersil reguler 34 pesawat dan 1.351 penumpang yang memenuhi kriteria pembatasan perjalanan orang,” kata Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali, Andanina Dyah Permatasari Mega, Jumat (15/5/2020).

Dimana mereka (seluruh penumpang) dilayani dengan lima maskapai yakni Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Wings  Air dan Lion Air.

Dengan rute domestik di dominasi keberangkatan dari Jakarta baik Bandara Soekarno-Hatta Tangerang maupun Bandara Halim Perdana Kusuma menuju Bali dan sebaliknya.

Terdapat juga beberapa rute lain seperti dari Surabaya-Bali PP, Lombok-Bali PP, Kupang-Bali PP.

Terkait kondisi operasional Bandara selama periode tersebut bagaimana, Mega menyampaikan operasional sejauh ini normal seperti biasa, berjalan lancar dan kondusif tidak ada penumpukan penumpang atau semacamnya.

Karena menurutnya secara jumlah pergerakan penumpang dan pesawat belum seperti saat normal sebelum pandemi Covid-19.

"Jadi sejauh ini protokol kesehatannya berjalan dengan baik dan lancar. Pada intinya kami mendukung penuh kebijakan pemerintah yang mengatur kembali untuk penumpang pengecualian yang bisa berangkat sesuai Surat Edaran,” imbuh Mega.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved