Corona di Bali

Hari Pertama PKM Kota Denpasar Total Ada 450 Pelanggaran, Didominasi Tanpa Tujuan Jelas

Hari Pertama PKM Kota Denpasar Total Ada 450 Pelanggaran, Didominasi Tanpa Tujuan Jelas

Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Suasana pos terpadu PKM di Jalan Trengguli, Penatih, Denpasar, Jumat (15/5/2020) pada pagi dan sore hari. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari pertama Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) total didapati 450 pelanggaran oleh masyarakat dari 8 posko yang tersebar di Kota Denpasar, Bali, Jumat (15/5/2020).

Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga kepada Tribun Bali malam ini.

"Dapat Dilaporkan dari giat PKM pada hari ini Jumat, tanggal 15 Mei 2020 pukul 07.00 - 22.00 Wita pada 8 Pos Pantau pelanggaran berjumlah 450," kata Dewa.

Dewa menjelaskan dari 450 pelanggaran tersebut didominasi pelanggaran jenis tanpa tujuan jelas berjumlah total 386 orang.

Selain itu, pengguna jalan tanpa masker berjumlah 54 orang dan mudik 10 orang.
Mereka yang melanggar diwajibkan putar balik.

"Baik yang tanpa tujuan jelas, tidak pakai masker dan mudik berjumlah 450 orang dengan sanksi pelanggaran putar balik. Lalu ada 4 orang pulang kampung," kata dia.

Sementara itu, Dewa menambahkan, masyarakat yang menjalani rapid test di 8 posko berjumlah 114 orang. Serta tidak ditemukan warga dengan suhu di atas 38 derajat celcius. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved