Indonesia Belum Putuskan Keberangkatan Jemaah Haji, Singapura Tunda sampai 2021

Sementara Singapura memutuskan menunda keberangkatan kontingen haji tahun ini sampai 2021.

Editor: DionDBPutra
kompas.com
Ribuan tenda untuk menampung umat Islam yang tengah melangsungkan ibadah haji di Mina, di luar kota Mekah, Saudi Arabia, 19 September 2015. 

TRIBUN-BALI.COM - Indonesia belum memutuskan keberangkatan jemaah haji tahun ini.

Sementara Singapura memutuskan menunda keberangkatan kontingen haji tahun ini sampai 2021.

Hal ini dikatakan Majelis Agama Islam Singapura (MUIS) dalam konferensi pers pada Jumat (15/5/2020).

Keputusan tersebut, sebagaimana disampaikan Menteri Urusan Muslim, Masagos Zulkifli, dibuat secara mandiri dan bukan berdasarkan kebijakan pemerintah Arab Saudi "atas pertimbangan kebutuhan jemaah kami, keamanan jemaah kami, demi yang terbaik untuk Singapura".

MUIS menyebut faktor usia merupakan salah satu dasar pertimbangan.

"Lebih dari 80 persen warga Singapura yang dijadwalkan menunaikan haji tahun ini di atas usia 50 tahun. Kementerian Kesehatan menganjurkan individu-individu dalam kategori ini menghadapi risiko komplikasi dan kematian jika mereka tertular virus Covid-19," papar MUIS sebagaimana dikutip The Straits Times.

Ramalan Zodiak 16 Mei 2020: Scorpio Dapat Banyak Pujian, Taurus Jangan Egois dan Memaksakan Kehendak

Sehat Tapi Palsu di Gilimanuk

Denpasar Terapkan PKM, Pedagang Bermobil Mulai Bermunculan di Gianyar

Berdasarkan data MUIS, calon jemaah haji dari Singapura tahun ini mencapai 900 orang.

Berbeda dengan Singapura, Kementerian Agama Indonesia belum dapat menentukan kepastian keberangkatan jemaah haji asal Indonesia.

Kemenag berencana mengeluarkan keputusan paling lambat pada 20 Mei 2020, seperti disampaikan Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI.

Dia mengaku belum mendapat kabar dari Kerajaan Arab Saudi.

"Pada kesempatan raker yang baik ini, kami juga mengusulkan batas waktu terakhir menunggu kepastian penyelenggaraan haji tahun 1441 Hijriah atau 2020 Masehi dari Arab Saudi adalah pada tanggal 20 Mei 2020," kata Zainut dalam rapat yang disiarkan langsung situs dpr.go.id, Senin (11/5/2020).

Indonesia menjadi salah satu negara pengirim jemaah haji terbanyak.

Tahun ini, Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 221.000 orang. Kemenag rencananya juga akan memberi jalur khusus bagi jemaah haji tahun 2020 untuk berangkat tahun depan jika penyelenggaraan ibadah haji tahun ini batal karena pandemi corona.

Keputusan terkait calon haji prioritas tahun depan disepakati dalam rapat antara Kemenag dengan Komisi VIII DPR RI pada 15 April lalu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved