Corona di Bali

Polisi Ringkus Tujuh Pelaku Pengedar Surat Kesehatan Palsu

Ketujuh tersangka memalsukan surat keterangan sehat dimana, surat tersebut menjadi hal wajib untuk bisa keluar dari Pulau Bali menuju Jawa

Dok
Sat Reskrim Polres Jembrana berhasil membekuk para pelaku pemalsuan surat keterangan sehat yang beredar di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Kamis (14/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Polres Jembrana dengan jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk akhirnya meringkus tujuh orang tersangka pelaku Pengedar Surat kesehatan palsu.

Ketujuh tersangka memalsukan surat keterangan sehat dimana, surat tersebut menjadi hal wajib untuk bisa keluar dari Pulau Bali menuju Jawa.

Atau dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

"Ketujuh tersangka, memanfaatkan atau menggunakan modus dengan dengan memanfaatkan Surat Edaran Gubernur Bali nomor 4 tahun 2020 tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Yakni dengan cara membuat surat keterangan kesehatan palsu dan menjualnya kepada para pengguna pelabuhan Gilimanuk," ucap Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Jumat (15/5/2020).

Terbitkan PP Nomor 17 Tahun 2020, Jokowi Punya Kuasa Pecat PNS

BREAKING NEWS: 800 Pegawai RSD Mangusada Telah Jalani Rapid Test, 4 Orang Hasilnya reaktif

Dinas Pertanian Siapkan 10.000 Bibit Sayuran untuk Masyarakat Buleleng

Ketut mengatakan, bahwa tujuh orang itu ditangkap dengan laporan terpisah.

Tiga tersangka pertama yang dicokok yakni Ferdinan Marianus Nahak seorang sopir travel dari Kuta, Badung, Putu Bagus Setya Pratama, pengurus travel dari Gilimanuk, dan Surya Wira Hadi Pratama.

Ketiganya berkomplot untuk menjual blangko surat keterangan palsu tersebut.

"Jadi kami buat dalam laporan terpisah untuk kasus pertama itu," jelasnya.

Sedangkan empat tersangka lain, Yakni, Widodo (37) warga Jalan Sadar Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Melaya. Kemudian, Ivan Aditya (35) asal Desa Karanganyar Kecamatan Ambulu, Jember Jawa Timur.

Setelah penangkapan keduanya, pada sore harinya, petugas kembali meringkus Roni Firmansyah (25) warga Jalan Sadar Lingkungan Arum Kelurahan Gilimanuk, dan pelaku ke empat ialah Putu Endra Ariawan (31), warga Jalan Rajawali Lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatab Melaya. Mereka bertempat juga berkomplot dan memperbanyak surat kesehatan palsu tersebut.

"Empat tersangka lainnya kami tangkap setelah Kamis siang kami dapat laporan dan malamnya kami ringkus," bebernya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved