Waspadai Siklon Tropis Vongfong di Bali, Kecepatan Angin Bisa Capai 45 Km/ Jam

Kecepatan angin diperkirakan mencapai 5 sampai 45 km/jam dan umumnya bertiup dari arah Timur menuju Tenggara.

Tribun Bali/Rino Gale
Prakirawan Cuaca sedang melakukan monitoring pergerakan gelombang dan angin di BBMKG Wilayah III Denpasar, Sabtu (2/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Prakiraan cuaca Jumat (15/5/2020) umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan di Bali bagian Barat, Tengah, dan Timur.

Menurut Balai Besar BMKG Wilayah III, suhu udara berkisar antara 22 sampai 33 derajat Celcius dengan kelembaban udara berkisar antara 60 sampai 95 persen.

Kecepatan angin diperkirakan mencapai 5 sampai 45 km/jam dan umumnya bertiup dari arah Timur menuju Tenggara.

Tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0.5 sampai 2 meter, di Perairan Selatan Bali berkisar antara 1 sampai 3.5 meter, di Selat Bali berkisar antara 0.5 sampai 3 meter, dan di Selat Lombok berkisar antara 0.5 sampai 3 meter.

Selain disebabkan karena wilayah Bali masih mengalami peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Hal itu juga disebabkan karena adanya Siklon Tropis Vongfong tekanan 970 hPa di Filipina dan tekanan rendah di Perairan Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera. Kondisi ini mendukung terjadinya peningkatan kecepatan angin khususnya di Bali Selatan.

Suhu muka laut di sekitar wilayah Bali berkisar antara 26 sampai 31 derajat Celcius, dimana kondisi air laut yang hangat memberikan kontribusi penguapan untuk pembentukan awan-awan hujan.

Massa udara basah yang terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga 700 mb (3.000 m), juga berkontribusi terhadap pembentukan awan-awan hujan.

Lebih jauh, BMKG juga memprediksi cuaca tiga hari ke depan (15 - 17 Mei 2020) umumnya cerah berawan. Terdapat potensi hujan ringan hingga sedang secara tidak merata di Bali bagian Barat, Tengah, Timur dan Utara.

Angin umumnya bertiup dari arah Timur menuju Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 5 sampai 45 km/jam.

Tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0.5 sampai 2 meter, di Perairan Selatan Bali berkisar antara 1 sampai 3.5 meter, di Selat Bali berkisar antara 0.5 sampai 3 meter, dan di Selat Lombok berkisar antara 0.5 sampai 3 meter.

BMKG memperingati adanya potensi angin kencang dan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai lebih dari 2 meter di Laut Bali, Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan, Perairan Selatan Bali dan Samudera Hindia Selatan Bali.

Pihaknya pula mengimbau, terutama bagi Nelayan dan Pelaku Kegiatan Wisata Bahari, untuk mewaspadai potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar Perairan Utara dan Selatan Bali.

Masyarat pula diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat terjadi pada seperti kilat/petir, angin kencang secara tiba-tiba, pohon tumbang, genangan air, banjir dan tanah longsor.(*)

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved