AirAsia Indonesia Tunda Jadwal Mulainya Penerbangan Kembali Menjadi 1 Juni 2020

Hal tersebut dilakukan dengan alasan operasional dan perpanjangan masa pembatasan sosial di beberapa wilayah

(BBC Indonesia)
Air Asia. 

TRIBUN-BALI.COM - AirAsia Indonesia membatalkan rencana operasional yang semula dimulai 18 Mei 2020 dan direncanakan menyesuaikan layanan penerbangan berjadwal rute internasional dan domestik secara bertahap, mulai 1 Juni 2020 untuk rute tertentu.

Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga mengaku, sehubungan dengan hal tersebut, penerbangan Kuala Lumpur-Surabaya dan Johor Bahru-Surabaya yang semula dijadwalkan beroperasi secara terbatas mulai 18 Mei 2020, ditunda untuk sementara waktu.

Hal tersebut dilakukan dengan alasan operasional dan perpanjangan masa pembatasan sosial di beberapa wilayah

"Calon penumpang yang terdampak oleh perubahan ini telah menerima pemberitahuan pembatalan beserta informasi pilihan kompensasi melalui email dan pesan singkat yang terdaftar saat pembelian tiket," kata Veranita dalam keterangan resmi, Jumat (15/5/2020).

Usai Diamankan Provos, Oknum Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Setiap Orang yang Masuk Bali Melalui Bandara Ngurah Rai Diwajibkan Jalani Tes Swab

Pelaksanaan PKM di Kota Denpasar Hari Kedua, 245 Orang Diminta Putar Balik, Ini Evaluasinya

AirAsia Indonesia mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang akan melakukan penerbangan nantinya untuk selalu memperhatikan dan memenuhi persyaratan kesehatan, imigrasi serta pembatasan perjalanan yang ditetapkan oleh otoritas wilayah atau pemerintah di wilayah/ negara asal maupun tujuan.

Maskapai tersebut telah menerapkan langkah-langkah kewaspadaan untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan para calon penumpang dan awak pesawat.

Seluruh calon penumpang diwajibkan menggunakan masker dari mulai proses check-in, masuk ke pesawat, selama penerbangan hingga pengambilan bagasi saat tiba di bandara tujuan.

"Calon penumpang diharapkan membawa masker cadangan, cairan pembersih tangan, dan mengikuti ketentuan bagasi kabin AirAsia terbaru.

Selain itu, diharapkan tiba 3 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari kepadatan antrian sehubungan dengan pemeriksaan kesehatan di beberapa titik sebelum keberangkatan," katanya.

Selain itu, semua calon penumpang disarankan untuk memastikan kembali terminal keberangkatannya dikarenakan adanya perubahan terminal sementara untuk penerbangan domestik maupun internasional di beberapa bandara.

"AirAsia tetap berkomitmen untuk melayani penerbangan charter penumpang dan kargo baik untuk kebutuhan perjalanan pemerintah, swasta, organisasi, maupun komunitas masyarakat ke berbagai destinasi domestik dan internasional dengan persetujuan dari otoritas terkait," kata Veranita.(*)

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved