Breaking News:

Bulan Ramadhan

Bulan Suci Ramadhan, Crisis Centre MUI Bersama DSM Bali Bagikan Ratusan Takjil Gratis

Crisis Centre MUI Provinsi Bali menggandeng Dompet Sosial Madani (DSM) Bali untuk bersama-sama menyiapkan dan membagikan ratusan takjil

Tribun Bali/M. Firdian Sani
Suasana pembagian takjil gratis di Sekolah Harapan Mulia, Denpasar, Bali, Sabtu (16/5/2020) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sedari awal bulan suci Ramadhan, Crisis Centre MUI Provinsi Bali mengadakan program bagi-bagi takjil gratis bertempat di Yayasan Pendidikan Islamic School Harapan Mulia, Denpasar, Bali.

Sabtu (16/5/2020) sore, Crisis Centre MUI Provinsi Bali menggandeng Dompet Sosial Madani (DSM) Bali untuk bersama-sama menyiapkan dan membagikan ratusan takjil kepada masyarakat.

"Sore ini kita kebetulan menggandeng DSM Bali, kita bagikan 800 takjil yang terdiri dari nasi bungkus atau kotak, air, dan jajan. Kita lakukan ini setiap sore selama bulan suci Ramadhan di sekolah Harapan Mulia," kata Husaini Ismail selaku ketua Crisis Centre MUI Provinsi Bali.

Takjil berasal dari sumbangan para donatur, Husaini menyebut ada banyak donasi yang diterima baik dalam bentuk uang maupun takjil yang sudah terbungkus.

Update Harga iPhone Baru Sabtu 16 Mei 2020, Begini Cara Bedakan yang Asli, Palsu Atau Rekondisi

Virus Corona Hampir Tiga Bulan Mewabah, Jokowi Akui BLT yang Tersalurkan Baru 15 Persen

Pendapatan Merosot Dihantam Corona, Asosiasi Pengusaha Jalan Tol Ajukan Stimulus ke Pemerintah

"Kita di bulan suci Ramadhan Crisis Centre mengajak semua ormas, semua masyarakat, pelaku usah-usaha yang masih ingin menyedekahkan hartanya. Pada intinya adalah seluruh masyarakat yang masih memiliki kelebihan rezeki kita undang untuk berbagi di bulan suci Ramadhan ini," jelasnya.

Selain karena bulan suci Ramadhan, Husain mengaku jika program ini juga diperuntukkan bagi mereka masyarakat yang terdampak langsung oleh pandemi covid-19.

"Karena kondisi covid-19 ini kita tahu banyak sekali masyarakat yang terdampak, mereka menjadi tidak bekerja tidak memiliki pendapatan. Jadi kita berusaha menghimpun untuk bisa saling bahu-membahu berbagi," paparnya.

Sementara itu, Arif Widodo selaku Koordinator DSM Bali menyatakan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah ikut membantu dalam menyumbangkan hartanya.

"Kami ucapkan terima kasih banyak Jazakumullahu khoiro Semoga Allah membalas segala kebaikan dan memberikan keberkahan atas harta yang telah disedekahkan," ucapnya.

Pembagian takjil pada hari ini berlangsung dengan tertib, ada dua pintu masuk dan dua stand takji yang telah diatur sedemikian rupa oleh pantia.

"Hari ini DSM Bali melaksanakannya bekerjasama dengan CC MUI Bali bersama para relawan lainnya. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagaimana yang diajurkan oleh pemerintah yaitu cuci tangan, gunakan masker, dan menjaga jarak," kata dia.

Sama seperti Husaini, Arif berharap jika program ini dapat sedikit membantu mereka yang membutuhkan, dan program ini dapat terus berjalan ditiap tahunnya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved