Corona di Bali

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polres Badung Perketat Pemeriksaan Kendaraan Menuju Luar Daerah

Personel Polres Badung terus memperketat pemeriksaan kendaraan menuju luar daerah Badung.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Jajaran Personel Polres Badung saat melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi yang lewat di depan pos penyekatan, Minggu (17/5/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Personel Polres Badung terus memperketat pemeriksaan kendaraan menuju luar daerah Badung.

Pemeriksaan pun dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, Satpol PP Badung dan dan tenaga medis dari Urkes Polres Badung.

Seperti biasa pemeriksaan dilakukan di depan Pos Pengamanan dan Penyekatan Polres Badung jalan Raya Mengwitani, Mengwi, Badung.

Pemeriksaan kendaraan yang melintas di jalan tersebut dalam rangka Operasi Ketupat Agung 2020 yang fokus terhadap antisipasi penyebaran Covid-19.

Penerapan PKM di Denpasar Telah Memasuki Hari Ketiga, Begini Tanggapan Dewan

Sudah Dipulangkan, Suami Istri di Gianyar Sembuh dari Covid-19

PKM Kota Denpasar Ditinjau dari Perspektif Hukum, Law As A Tool Social Engineering

Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK melalui Kasubbaghumasbang Ops Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa, SH mengatakan, pemeriksaan atau check point tersebut dilakukan secara terus-menerus, mulai Ops Ketupat Agung 2020 resmi digelar.

Tujuannya yakni mencegah kendaraan-kendaraan yang mau mudik lebaran.

"Kami jalankan sesuai perintah yakni larangan Mudik Lebaran tahun ini. Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Gede Oka Bawa.

Adapun yang menjadi sasaran operasi Ketupat ini, kata Oka Bawa adalah orang, barang, dan kendaraan pemudik yang menuju keluar daerah.

PKM Mendapatkan Sorotan Tajam dari Masyarakat, Pengamat Hukum Unud : Biarkan PKM Berjalan Dulu

Ratusan Pelanggan Perumda Tirta Tohlangkir di Muncan Karangasem Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

"Kami memeriksa kelengkapan alat pelindung diri atau penggunaan masker dan menghimbau mereka untuk menjaga jarak (physical distancing) meskipun ada di dalam kendaraan", ungkap Kasubbaghumas.

Sementara pihaknya mengaku masih kondusif, meski demikian pihaknya mengaku tetap akan memantau dan melakukan pemeriksaan terhadap para pengendara yang yang melintas di pos pengamanan dan penyekatan.

"Sementara ini kondisi kondusif. Tidak ada kami temukan pelanggaran seperti pemudi menyembunyikan penumpang secara diam-diam," pungkasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved