Breaking News:

Bulan Ramadhan

Ramadan & Idul Fitri Saat Pandemi, Ketua Muhammadiyah Bali Yakin Tak Akan Kurangi Makna Keduanya

Ia mengatakan puasa dan Idul Fitri tidak akan berkurang maknanya lantaran anjuran dari pemerintah di rumah saja untuk social distancing dan physical

Tribun Bali/M Firdian Sani
Ketua Muhammadiyah Provinsi Bali, Aminullah saat ditemui di temui Tribun Bali di SD 1 Muhammadiyah, Denpasar, Bali, Sabtu (16/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meski bulan Ramadan dan Idul Fitri 1441 H atau tahun 2020 ini berada dalam situasi pandemi Covid-19 Aminullah Ketua Muhammadiyah Provinsi Bali menegaskan tak akan mengurangi makna keduanya.

Ia mengatakan puasa dan Idul Fitri tidak akan berkurang maknanya lantaran anjuran dari pemerintah di rumah saja untuk social distancing dan physical distancing tidak akan mengurangi esensi dan pahala ibadah.

"Bulan puasa kan pada intinya adalah menahan diri. Tahun ini, selama satu bulan kita diuji mengendalikan diri untuk tidak melakukan rangkaian ibadah di tempat umum seperti biasanya," katanya saat ditemui Tribun Bali, Kamis (15/5/2020).

Pemerintah melarang untuk melakukan peribadatan di masjid seperti salat berjamaah lima waktu, tarawih, tadarus, termasuk salat idul fitri karena menimbulkan kerumunan yang selama ini disinyalir mempermudah penyebaran covid 19.

Sementara itu, Aminullah menerangkan Islam mewajibkan kita menuruti aturan pemimpinnya selama itu dalam kebaikan, aturan di rumah saja sejatinya membuat umat muslim bisa lebih fokus untuk beribadah.

"Yang terpenting tetap memaksimalkan dengan prinsip-prinsip anjuran dari rumah, kita juga masih bisa lakukan ibadah itu di rumah bersama keluarga. Jadi tidak ada masalah sebenarnya," paparnya.

Tidak perlu berlarut dalam kesedihan, Kepala Seksi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar ini juga meyakinkan jika kesuksesan ibadah di rumah saja patut dibanggakan.

"Kita tidak bisa merayakan seperti yang lalu dalam kondisi normal.

Karena itu kita tetap merayakan dengan berbahagia namun tidak perlu dengan berlebihan.

Halaman
12
Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved