Simak Tips Berwirausaha Online Ini Sebelum Terjun ke Bisnis untuk Datangkan Cuan

Jika mau memanfaatkan teknologi online sebagai sarana pemasaran, berikut tips dari Gina Pradini.

Pixabay
Ilustrasi pebisnis 

TRIBUN-BALI.COM – Anda yang saat ini mulai beralih menggunakan produk perawatan tubuh dan home care berbahan alami dan organik pastinya tidak asing lagi dengan merek GoodVibes Organic.


Merek lokal perawatan kulit organik yang memanfaatkan keanekaragaman hayati nusantara yang alami sebagai bahan bakunya ini cukup populer.

Tidak hanya dapat ditemukan di gerai-gerai e-commerce tetapi juga di sejumlah toko offline terkurasi.

Di balik kesuksesan merek GoodVibes Organic, ada Gina Pradini, perempuan muda yang berani mengkultivasi diri mengelola wirausaha bermodal hobi.

Ini 5 Jenis Buah yang Sebaiknya Dikonsumsi Selama Ramadhan, Sumber Vitamin hingga Mineral

Dengan Alat Ini, Kakek Nenek Bebas Memeluk Cucu Tak Perlu Takut Tertular Corona

Ramalan Zodiak Kesehatan 18 Mei 2020: Stres Bikin Kesehatan Leo Terganggu, Gemini Perlu Olahraga

Ya, GoodVibes berawal dari hobinya membuat produk-produk perawatan tubuh berbahan alami untuk diri sendiri. Ia mengasah diri untuk dapat mengubah hobi tersebut jadi ladang cuan.

Beruntung saat ini pengetahuan dapat diperoleh dari mana saja dengan perkembangan teknologi digital.

Teknologi juga membantu Gina untuk dapat memasarkan produknya.

“Awal terjun di dunia bisnis karena hobi juga. Tapi memulai bisnis meski terbantu dengan adanya teknologi online tidak mudah juga,” ujar Gina pada kesempatan wawancara dengan Grid.id, Jumat (15/05/2020) seusai menjadi pemateri di Webinar WeLearn Online Training bertema Digital Marketing yang diselenggarakan UN Women.

Ini 7 Drakor Romantis Tentang Kerajaan, Queen for Seven Days Hingga The Last Empress

Ternyata 5 Hal Ini yang Menjadi Penyebab Diet Sering Gagal 

Rambut Rontok, Kenali Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin E

Ia menceritakan sejumlah trial dan error yang dialaminya selama merintis GoodVibes agar menjadi merek yang dikenal masyarakat.

Menurut pengalamannya tersebut, pemetaan rencana bisnis yang matang ternyata menjadi sangat penting. Melalui pemetaan yang matang, kegiatan promosi lebih tepat sasaran.

“Bisnis online itu, harus tahu siapa target konsumennya, mereka tipe konsumen yang seperti apa. Nah, dari situ, kita bisa mapping buat strateginya,” papar Gina.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved