Corona di Bali

Masa Pandemi Covid-19, Pemprov Bali Jalani Pemeriksaan Keuangan dari BPK RI

Di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tetap memenuhi kewajiban dalam menjalani pemeriksaan keuangan

Dokumentasi Pemprov Bali
Gubernur Bali Wayan Koster mengikuti pemeriksaan keuangan dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali saat acara Exit Meeting secara teleconference di rumah jabatannya, Senin (18/5/2020). Dalam acara ini Koster didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tetap memenuhi kewajiban dalam menjalani pemeriksaan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster mengaku menghargai upaya BPK RI Perwakilan Provinsi Bali karena di tengah pandemi tetap bisa menyelesaikan tugas secara tepat waktu dan memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik di Pulau Dewata.

“Walaupun opini atas laporan keuangan bukan merupakan suatu tujuan, tetapi merupakan proses dari tahapan tertentu untuk mencapai suatu derajat akuntabilitas yang reliable dari seluruh proses pertanggungjawaban penggunaan keuangan negara,“ kata Koster.

Terimbas Pandemi Covid-19, Ketua Dewan Badung Akui Pendapatan Badung Merosot 

Ratusan Kasus Corona Baru Muncul di Singapura, Presiden China Ucapkan Belasungkawa

12.829 Desa Salurkan BLT Dana Desa, Bali Termasuk 5 Provinsi dengan Penyaluran Dana Desa Tertinggi

Hal itu Koster jelas saat acara Exit Meeting secara teleconference di rumah jabatannya bersama Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra, Senin (18/5/2020).

Koster menambahkan, meski dalam situasi pandemi ada keterbatasan, pihaknya berusaha menyediakan data-data yang diperlukan pemeriksa secara tepat waktu.

Momentum ini juga dimanfaatkan Koster untuk menyampaikan terima kasih kepada BPK RI yang telah meminjamkan Balai Diklat-nya sebagai salah satu tempat karantina pasien Covid-19 di Bali.

“Terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya karena telah memberikan penggunaan balai latihan milik BPK yang di kabupaten Gianyar, Desa Pering,” ucap Koster.

Arab Saudi Belum Beri Kepastian Dibatalkan atau Tidak Pelaksanaan Ibadah Haji untuk Indonesia

Badung Inginkan Warganya yang Kena PHK Beralih Jaminan Kesehatan

Bantu Warga Denpasar, Bali United Bagi 25 Ribu Masker Anti bakteri

Kepala BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto mengatakan kerjasama dalam pemanfaatan aset BPK untuk penanganan Covid-19 ini juga mendapat apresiasi dari pimpinan BPK RI di Jakarta.

“Kami sampaikan bahwa pemanfaatan ini menjadi role model hubungan kerjasama antara BPK dengan entitas,” kata Sri.

Dirinya turut memberikan apresiasi kepada Pemprov Bali yang memenuhi pemeriksaan keuangan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami berterima kasih dalam kondisi pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Bali melakukan kerjasama yang baik dalam melakukan pemeriksaan,” kata Sri Haryoso.

Menurutnya, pandemi Covid-19 tidak menghilangkan fungsi BPK sebagai pemeriksa keuangan pemerintah.

Hari ini, sesuai standar keuangan negara, tim pemeriksa melaporkan telah mengakhiri pemeriksaan yang berlangsung sekitar 30 hari lamanya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved