Kapal Penumpang Tujuan Nusa Penida Kandas di Perairan Sanur Karena Gelombang Tinggi

"Memang ombak lagi tinggi dan angin sangat kencang, sehingga ombak menghantam kapal terus menerus," terangnya.

Istimewa
Kapal el Rey de Reyes kandas diperairan Sanur, Denpasar pada Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Akibat hantaman gelombang laut dan angin kencang di perairan Pantai Sanur, Kota Denpasar, Bali.

Satu buah kapal penumpang El Rey De Reyes yang biasa mengantarkan para wisatawan domestik dan non domestik tujuan Denpasar-Nusa Penida terhempas gelombang tinggi pada Senin (18/5/2020) sekitar pukul 06.00 wita atau pagi hari.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan kejadian tersebut, Selasa (19/5/2020).

"Memang ombak lagi tinggi dan angin sangat kencang, sehingga ombak menghantam kapal terus menerus," terangnya.

Bupati Anas Ajak Tokoh Agama Banyuwangi Dakwahkan Optimisme di Tengah Pandemi Corona

Empat ASN Pemkab Badung Dipecat Karena Sering Bolos Kerja

Jumlah Pendaftar Kartu Pra Kerja Asal Bali yang Lulus Seleksi 11.152 Orang, Ini Rinciannya

Kapal yang diketahui milik Hendra ini, sebelumnya sudah lepas jangkar atau tidak berlayar dalam beberapa bulan terakhir (3 bulan).

Hal itu disebabkan lantaran tidak ada wisawatan yang berlayar ke Nusa Penida akibat wabah Covid-19.

Akibatnya kapal yang memiliki kapasitas penumpang lebih dari 50 orang ini mengalami kerusakan parah.

Bagian badan kapal rusak dan puing-puing kapal menyebar di sekitar perairan Pantai Sanur, untuk kerugian masih belum bisa ditaksir.

Sementara itu, saat proses evakuasi kapal masih terkendala, mengingat cuaca ekstrem masih menyelimuti kawasan perairan Sanur, Denpasar.

Direncanakan kapal di evakuasi pada Selasa (19/5/2020) hari ini, namun pihak terkait masih belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut bagaimana pelaksanaannya.

"Untuk korban jiwa tidak ada. Kapal sudah lama tidak berlayar akibat wabah Covid-19. Pelabuhan juga tutup. Untuk evakuasi kapal kita masih menunggu kabar dari pihak terkait," tambahnya.(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved